oleh

Langgar Kesepakatan, Warga Beji Protes Kontraktor Tol Cijago

DEPOK – Akibat banyaknya truk operasional berjenis dum truk pengangkut tanah urukan yang melewati jalan lingkungan warga. Warga kawasan RW 12 Kelurahan Kemirimuka, Kecamatan Beji memprotes pengerjaan Tol Cijago.

Padahal, awal kesepakatan antara pihak Kontraktor Tol Cijago yaitu Hutama Karya Infra Struktur (HKI) dengan warga, truk pengangkut tanah hanya berjalan di jalur sepanjang pembangunan tol.

BACA JUGA:  Perketat Protokol Kesehatan, Depok Terbitkan Dua Perwal

“Kalau musim penghujan tanah urukannya jatuh ke jalan lingkungan, dan menimbulkan becek dan terlihat kotor dengan tanah coklat,” kata Ketua RW 12, Kelurahan Kemirimuka, seperti dilansir Pojoksatu.id.

Karena itulah, sambung Wahyu, lingkungan sekitar pun merasa terganggu dengan lalu lalang truk pengangkut tanah tersebut. Karena, tidak hanya becek saja. Tetapi, kalau kondisi jalan sudah kering akan menimbulkan debu.

BACA JUGA:  Paslon Pilkada Harus Perhatikan Protokol Kesehatan Saat Kampanye

“Jalang lingkungan dilewati truk operasional pekerjaan tol, sudah tidak sesuai dengan komitmen awal. Karena komitmennya truk tidak keluar jalur pembangun tol tersebut,” jelasnya.

Wahyu pun segera melayangkan surat pemberitahuan keberatan kepada pihak Tol Cijago. Dalam surat tersebut, yakni untuk mengembalikan komitmen awal dalam pengerjaan Tol Cijago.

Dia menambahkan, pengajuan surat ke HKI atas rembukan dengan LPM Kemiri Muka, H. Asmawi dan Friansyah.

BACA JUGA:  Kampanye Pilkada 2020 Harus Terapkan Protokol Ketat

“Hingga sekarang truk-truk pengangkut tanah masih lalu lalang di jalan lingkungan, kami segera berikan surat kepada pihak tol,” tandasnya.

Komentar

Berita lainnya