oleh

Lagi Kekerasan Terhadap Jurnalis! Wartawan TV One Babak Belur Dihajar Polisi

Ilustrasi. (istimewa)
Ilustrasi. (istimewa)

DEPOKPOS – Seorang kontributor stasiun televisi swasta TV One bernama Saiful Anwar (26) alias Ipul babak belur setelah dipukuli oleh oknum aparat kepolisian, di kawasan Senen, Jakarta pusat pada ‎Kamis, (6/10) sore.‎

Saiful menjelaskan, peristiwa itu berawal saat ipu tengah terburu-buru untuk menjalani tugasnya sebagai seorang jurnalis. Namun, pada saat melintas di kawasan senen, Jakarta pusat tepatnya di Fly over senen, motor yang ia kendarai tidak sengaja menyentuh tangan oknum polisi yang tengah mengatur lalu lintas.

BACA JUGA:  Kabar Gembira, Saudi Buka kembali Perjalanan Ibadah Umrah Bagi Jemaah Indonesia

“Saya terburu-buru karena saya mengejar sebuah taruna di kawasan cempaka putih. Stang motor saya hanya menyentuh tangannya saja,” ujarnya saat dikonfirmasi jumat(7/10).‎

Merasa tidak terima tangannya disentuh oleh sepeda motor Saipul, oknum anggota polisi itu langsung memburu Saiful menggunkan kendaraan dinas dan memepetnya yang kemudian meminta saipul berhenti.

“Setelah berhenti, tiba-tiba dia turun dan kemudian langsung menghujani saya dengan pukulan. Bagian bawah mata saya luka,” katanya.‎

BACA JUGA:  Kompetisi MOFP 2020 Cetak Desainer Fesyen Muslim Berbakat

Saipul mengaku, dirinya sempat meminta maaf kepada oknum polisi tersebut. ‎Namun, oknum polisi yang diketahui berdinas di Polsek Senen itu tetap tidak terima atas apa yang dilakukan oleh Saipul.

Beberapa saat kemudian, kata Saipul, sebuah mobil dinas datang dan langsung turun oknum polisi lainnya, tapi bukan melerai saipul yang tengah dipukul oleh oknum polisi yang disenggolnya, justru oknum polisi mobil itu ikut memukulnya.

BACA JUGA:  Anugerah Bangga Buatan Indonesia 2020, Apresiasi bagi Sektor Industri


“Saya di todongkan dengan pistol yang dibawa oleh polisi bermobil itu. Kemudian, saya di borgol dan dimasukan ke dalam mobil dipukuli kembali serta diancam ditembak kaki saya sambil mengarahkan pistol ke arah kaki,” tutupnya.

Komentar

Berita lainnya