oleh

Butuh Waktu untuk Selesaikan Masalah Batas Wilayah Depok-Bogor

Ilustrasi peta Kota Depok. (Istimewa)
Ilustrasi peta Kota Depok. (Istimewa)

DEPOK – Pemerintah Kota Depok menilai permasalahan tapal batas wilayah antara Kabupaten Bogor dengan Kota Depok harus segera diselesaikan dan diperjelas. Hal tersebut juga sesuai dengan arahan dari pemerintah pusat.

Wali Kota Depok Mohammad Idris menuturkan, permasalahan tapal batas wilayah harus diselesaikan utamanya dari sisi geografis. Dikatakan Idris, masih banyak batas wilayah antara Kabupaten Bogor dan Kota Depok yang abu abu.

“Patoknya tidak ada dan garis pembatas pun tidak jelas. Kami juga sudah bicara dengan Pemerintah Kabupaten Bogor,” ujar Mohammad Idris di Balaikota Depok, Jawa Barat, Kamis (6/10).

Lebih lanjut dirinci Idris, batas wilayah yang tidak jelas diantaranya terdapat di sekitar wilayah Citayam. Terdapat lokasi parkir yang masuk wilayah Depok padahal Citayam sendiri masuk ke wilayah Kabupaten Bogor. Selain itu, lanjut Idris, Situ Citayam yang dimiliki oleh Depok tetapi tak jauh dari lokasi situ, terdapat masjid yang malah masuk ke Kabupaten Bogor.

BACA JUGA:  Ridwan Kamil Apresiasi Angka Kesembuhan Pasien Covid-19 di Depok

“Sungguh, ini rumit sekali,” kata Idris.

Selain itu, batas wilayah antara Kota Depok dengan Kota Tangerang Selatan juga masih sangat abu abu. Utamanya di wilayah Serua, Bojongsari yang berbatasan langsung dengan Pamulang yang masuk ke wilayah Tangerang Selatan.

“Kami akan coba jajaki pembicaraan dengan Ibu Walikota Tangsel karena disini juga sangat rumit batas wilayahnya tidak jelas,” ujar Idris.

BACA JUGA:  Gubernur Siapkan Skenario Penanganan Covid-19 di Depok Jika Terus Meningkat

Sedangkan untuk wilayah Kecamatan Tapos yang juga berbatasan langsung dengan Pemkab Bogor dan Pemprov DKI Jakarta dinilai Idris tidak serumit beberapa lokasi tersebut diatas. Masalah kewenangan dan hak atas batas wilayah ini menurut Idris harus segera diperjelas. “Inginnya kami dibangun patok yang jelas, tentunya setelah dilakukan pengukuran ulang serta ada pernyataan bersama dari dua kepala daerah yang disampaikan kepada pemerintah pusat,” tutur Idris.

Hal tersebut, lanjut wali kota, memang tidak mudah dan membutuhkan waktu sekitar dua tahun agar semuanya dapat menjadi jelas dan pasti. Pemkot Depok terus menindaklanjuti perihal perbatasan wilayah ini dengan mengutus Asisten Tata Praja dan Bagian Pemerintahan untuk terus melakukan komunikasi dengan daerah perbatasan.

BACA JUGA:  Pelaku Usaha Tak Taat Pembatasan Aktivitas Warga, Bakal Kena Denda 25 Juta

Sementara itu, ditemui terpisah, Bupati Bogor Nurhayanti menuturkan bahwa pihaknya sudah pernah bertemu dengan Pemkot Depok untuk membicarakan batas wilayah. “Memang harus diperjelas agar masyarakat juga tidak bingung harus mengajukan pelayanan kemana. Kami sudah bertemu dengan Pak Wali Kota Depok. Ini terus kami proses agar batas wilayah antara Kota Depok dan Kabupaten Bogor menjadi jelas dan tidak membingungkan masyarakat,” kata Nurhayanti kepada Depok Pos di sela acara Peresmian Marketing Gallery dan Show Unit Apartemen The Avenue Residences di Jalan Cikaret Raya, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. (Ria/Depokpos)

Komentar

Berita lainnya