oleh

Sempat Ditarik Dari Pasar, Benarkah Produk Kecantikan Ashanty Berbahaya?

Ashanty saat menggelar jumpa pers dikediamannya di Cinere Depok, Sabtu (10/9/2016)
Ashanty saat menggelar jumpa pers dikediamannya di Cinere, Depok, Sabtu (10/9/2016)

DEPOK – Artis penyanyi Ashanty menggelar jumpa pers di kediamannya, kawasan Cinere, Depok,  Sabtu (10/9/2016).

Bersama kuasa hukumnya, Minola Sebayang, Ashanty mengklarifikasi soal ulasan produk kosmetik miliknya di situs gluteracare.com.

Menurut Ashanty, situs tersebut mengklaim produk kosmetiknya masuk ke dalam daftar 20 krim berbahaya. Akibat informasi itu, penjualan produknya mengalami penurunan yang cukup drastis.

“Awalnya aku gak mau mempermasalahkan berita gak bener gini, ngapain sih ditanggepin aku capek juga yah lagi hamil delapan bulan,” ujar Ashanty, Sabtu (10/9/2016).

BACA JUGA:  Siap dengan Program Baru, November Jadi Edisi Terakhir Chossypratama Cari Penyanyi

Setelah diselidiki oleh tim Ashanty ternyata situs tersebut banyak berisi mengenai edukasi mengenai produk-produk kecantikan.

“Situs ini suka memberikan edukasi tentang produk-produk kecantikan dan perawatan dan kami menemukan produk Ashanty beauty care krim malam,mereka masukan ke dalam satu di antara dua puluh merk atau krim yang berbahaya yang ditarik oleh BPOM,” ucap pengacara Ashanty, Minola Sebayang.

BACA JUGA:  Single U Give Me Love, Berkisah Pentingnya Dukungan Keluarga

Ashanty bersama dengan tim pengacaranya siap membawa permasalahan tersebut ke ranah hukum dengan gugatan atas unsur pencemaran nama baik, undang-undang monopoli dan persaingan usaha.

Namun, Ashanty juga mengaku, dirinya sempat menarik produk kecantikan miliknya dari pasaran.

“Iya aku memang sempat menarik, tapi bukan karena bahaya dan sebagainya. Bukan karena ditarik oleh BPOM, tapi memang aku tarik karena aku mau menambah kandungannya,” ucap Ashanty.

BACA JUGA:  Alex Yunggun & Bea Serendy Rilis Videoklip U Give Me Love

Ashanty juga mengatakan bahwa produk kecantikan miliknya telah lebih dahulu mendapat pengecekan dari BPOM. Dan tidak ada masalah, baik dari BPOM mau pun dari para pengguna setelah terjual bebas di pasar.

“Kan aku juga melalui proses BPOM, proses yang panjang. Makanya produk aku enggak ditarik, karena memang enggak berbahaya. Buktinya selama ini baik-baik saja dipakai sama orang,” kata Ashanty.

Komentar

Berita lainnya