oleh

Pecinta Alam dan Jurnalis Berikan Bantuan Untuk Korban Banjir Bandang Garut

(Dok. garutkab.go.id)
(Dok. garutkab.go.id)

Kelompok pecinta alam bersama Kumpulan Jurnalis Tasikmalaya memberikan bantuan untuk korban banjir bandang Kabupaten Garut. Bahkan ember dan gayung sempat diburu warga yang menjadi korban banjir.

Salah seorang perwakilan pecinta alam, Budi Pardiana mengatakan, bantuan yang diberikan berupa kebutuhan rumah tangga di antaranya, sayuran dan sembako, selimut, pakaian, peralatan mandi, ember, sabun, pembalut wanita, popok bayi, susu bayi.

“Sebelumnya kami terjun ke lokasi untuk mencari tahu kebutuhan apa yang diinginkan warga. Bantuan yang kami berikan disesuai dengan kebutuhan masyarakat. Sebagian besar bantuan tersebut bersifat non pangan. Paling air mineral dan bahan pokok sayuran untuk dapur umum,” kata Budi di sekretariat Kumpulan Jurnalis Tasikmalaya sepulang dari lokasi banjir, Minggu (25/9/2016), seperti dilansir website resmi Pemkab Garut.

BACA JUGA:  Gubernur Siapkan Skenario Penanganan Covid-19 di Depok Jika Terus Meningkat

Sementara berdasarkan data terakhir hingga Minggu (25/9/2016) siang yang diterimanya dari Komandan Kodim (Dandim) 0611 Garut sekaligus Komandan Posko Penanggulangan Bencana Garut, Letkol Arm Setyo, lanjut Budi, sudah ditemukan 33 orang korban banjir dalam keadaan meninggal.

Ia berharap proses pencarian dapat segera berhasil menemukan warga yang dilaporkan hilang pascabencana. Letkol Arm Setyo mengatakan selain fokus pada pencarian korban hilang, anggotanya diperintahkan membantu membersihkan tempat yang penuh puing-puing bangunan rumah.

Komentar

Berita lainnya