oleh

Kulturfest 2016, Perpaduan Selaras Budaya Jerman dan Indonesia

(Dok. Ikatan Studi Jerman FIB UI)
(Dok. Ikatan Studi Jerman FIB UI)

DEPOK – Ikatan Studi Jerman Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (FIB UI) kembali menggelar Kulturfest. Pada gelaran yang ke-16 ini, ditampilkan kebudayaan Jerman yang dipadukan dengan kebudayaan asli Indonesia.

Kulturfest dihelat selama dua hari, Kamis-Jumat (29-30/9) di Gedung Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia. Project Officer Kulturfest UI 2016 Kinanti Larasati menuturkan, Kulturfest 2016 kali ini mengangkat tema tentang komik. Dunia perkomikan di Jerman mulai marak pasca runtuhnya Tembok Berlin. Saat ini semakin banyak para pegiat komik yang membuat komik bertemakan pendidikan.

“Selama ini, masyarakat hanya mengenal komik itu dari Jepang. Padahal di Jerman itu juga banyak komik, dan komik di Jerman itu sarat akan ajaran tentang pendidikan. Tidak kalah apik dengan komik Jepang,” ujar Kinanti kepada DepokPos saat ditemui di sela kegiatan pembukaan Kulturfest 2016, Kamis (20/9) di Kampus UI.

(Dok. Ikatan Studi Jerman FIB UI)
(Dok. Ikatan Studi Jerman FIB UI)

Pembukaan Kulturfest ini, lanjut Kinanti, dihadiri oleh Atase Kebudayaan Jerman Joerg Kinnen. Diungkap Kinanti, Joerg merasa terpesona dengan penampilan Tari Betawi.

“Saat pembukaan ada penampilan dari tarian Jerman yang dipadu padankan dengan tarian dari Betawi,” ujar Kinanti.

(Dok. Ikatan Studi Jerman FIB UI)
(Dok. Ikatan Studi Jerman FIB UI)

Kulturfest menyajikan aneka ragam kegiatan diantaranya seminar tentang penanganan masalah narkoba, seminar beasiswa pendidikan ke Jerman, lomba kompetisi bahasa Jerman yang dipadukan dengan drama mini, Bazaar, fashion show. (Ria/Depokpos)

Komentar

Berita lainnya