oleh

Hubungan Antara Penyelenggara dan Peserta Bazar, Saling Simbiosis Mutualisme

ibu Zainab Umar dan  ibu Hilda Ahmad penyelenggara bazar/pameran di PT. Tridha Production (Foto: Istimewa)
ibu Zainab Umar dan
ibu Hilda Ahmad penyelenggara bazar/pameran di PT. Tridha Production (Foto: Istimewa)

DEPOKPOS –┬áBagi para pedagang yang ingin mempromosikan barang dagangannya baik sejenis kuliner, fashion, sepatu, atau barang-barang yang sedang nge-trend dapat dipromosikan lewat event-event yang sering kita jumpai di sekitar kita yaitu Bazar. Melalui bazar biasanya pembeli dan pedagang dapat bertransaksi sesuai harga yang diinginkan.

Bazar yang berupa fashion, sepatu, peralatan rumah tangga ini diadakan di Auditorium Adhitama Wisma Antara Jakarta pada Rabu (31/8) dan Kamis-Jumat (1-2 September 2016) (Foto: Istimewa)
Bazar yang berupa fashion, sepatu, peralatan rumah tangga ini diadakan di Auditorium Adhitama Wisma Antara Jakarta pada Rabu (31/8) dan Kamis-Jumat (1-2 September 2016) (Foto: Istimewa)

Bagaimana cara pedagang bisa masuk barangnya ke area bazar, biasanya harus melalui prosedur (seleksi) yang sudah ada. Melalui penyelenggara bazar, apakah barang itu bisa masuk atau tidak. Ditemui langsung saat event bazar, Zainab Umar selaku penyelenggara atau EO (Event Organizer) pada Kamis (1/9/2016) bertempat di Auditorium Adhiyana, Wisma Antara Jakarta, berbagi cerita ini khusus kepada depokpos.com:

“Hari ini memang ada bazar rutin yang dilaksanakan setiap bulan, tepatnya akhir bulan disaat orang sudah gajian. Dalam bazar tersebut ada berbagai macam seperti: fashion, sepatu, kebutuhan rumah tangga dan kuliner. Untuk menjaring orang yang ingin buka bazar, dengan browsing kita tawarkan lewat medsos terus kita turun sendiri ke lapangan untuk mensurvei event bazar dimana saja. Lalu kita sebar lay-out,” ungkap Zainab.

BACA JUGA:  Kolaborasi Telkomsel, Bank Mandiri, dan LinkAja Hadirkan Kemudahan Kredit Usaha bagi UMKM

Menurut Zaenab tidak mudah menciptakan sebuah bazar yang banyak pengunjungnya, pastinya ada kesulitan. Terkadang yang namanya usaha ada yang laku bahkan ada yang enggak laku. Pada saat mereka barang dagangan itu sepi, biasanya mereka minta diskon. Disiasatinya dengan memberikan solusi terbaik, yaitu memberikan diskon meskipun kecil. Kadang ada juga disaat hari H, peserta membatalkan dan akhirnya standnya kosong.

BACA JUGA:  Vespa Primavera Sean Wotherspoon Edisi Terbatas Diluncurkan
Bazar Kuliner (Foto: Istimewa)
Bazar Kuliner (Foto: Istimewa)

Bazar yang diselenggarakan oleh PT. Tridha Production dengan harga yang variatif, semua tergantung dari pasaran mereka berapa nilai harga yang dipatok. Kisaran harga bisa sekitar antara 1 juta sampai 1.5 juta. “Kita lihat pasaran mereka berapa, dan kita tidak mungkin menjual melebihi sama EO lain, jadi kita mengikuti saja sesuai harga yang ada,” terang Zaenab berpromosi.

Menggeluti dunia bisnis khususnya sebagai penyelenggara, Zaenab sudah hampir tiga tahun bergabung di PT. Tridha Production. Dan ia mengakui bahwa dirinya memulai karier ini berawal dari iseng sekedar mencari tambahan tapi lama-kelamaan, dirinya merasa nyaman bisa berinteraksi dengan banyak orang dan memahami karakter orang. Bisa dikatakan, dapat bertambah jaringan, bertambah teman dan bertambah link.

BACA JUGA:  Kiat Bertahan Rumah Kucing Parung, di Tengah Pandemi Covid-19

Sebagai pengelola bazar di setiap event pastinya juga ada keuntungan, “kurang lebihnya kita bisa saling menguntungkan, saya juga bisa memberikan bantuan sama peserta untuk menjual produknya. Mungkin dengan harga yang sedikit lebih mahal, kalau dia jual di pasar atau toko lain. Karena disini pangsa pasarnya juga lumayan, pegawai-pegawai kantor. Intinya kita saling simbiosis mutualisme (saling menguntungkan),” ungkap Zaenab Ibunda dari Indrayani Rusady.

Disamping saling menguntungkan, juga ada kepuasan tersendiri bagi penyelenggara bila acaranya ramai. Semua kembali kepada usaha dan rezeki, karena tidak bisa diduga harus ramai. Kadang kalau sedang ramai, sampai tidak bisa berjalan. Tapi kalau sedang sepi, yang menjadi penyelenggara siap-siap terima komplain dari peserta. (Karmila/Depokpos)

Komentar

Berita lainnya