oleh

Hewan Kurban Layak Konsumsi Belum Tentu Layak Kurban

Ilustrasi. (ist)
Ilustrasi. (ist)

DEPOK – Jelang Hari Raya Idul Adha, Walikota Depok Mohammad Idris melepas tim pemeriksa hewan kurban. Total tim pemeriksa terdapat 30 Satuan Tugas dari Dinas Pertanian Kota Depok dan juga 70 mahasiswa dari IPB sebagai tim pemeriksa yang nantinya akan disebar di beberapa titik Kota Depok.

“Jadi nanti akan diperiksa kesehatan dan kelayakan dari hewan tersebut, termasuk tata cara penyembelihan,” ujar Idris.

Idris menambahkan, jika nantinya ditemukan hewan kurban yang tidak layak maka akan dilarang untuk dijual. Karena ada beberapa pertimbangan yang harus dinilai, yaitu ada hewan yang layak menjadi kurban dan layak konsumsi, hewan yang layak kurban namun tidak layak konsumsi dan juga hewan yang tidak layak kurban namun tidak layak konsumsi.

BACA JUGA:  Lakukan Kegiatan Positif Agar Tak Gampang Stres

“Hewan yang dibawah umur tentu tidak layak kurban, tapi layak untuk dikonsumsi. Jadi, pemeriksaan ini tidak mengenai kelayakan kesehatan saja, tapi juga dari kelayakan agama,” jelas Idris.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Kota Depok Nunu Heriyana mengatakan bahwa pemeriksaan hewan akan dilakukan beberapa tahap, yaitu sebelum Idul Adha dan juga pada saat Idul Adha berlangsung. Pemeriksaan sebelum Idul Adha yaitu kelayakan hewan untuk dikurbankan, sementara pada hari H adalah kelayakan hewan untuk dikonsumsi.

BACA JUGA:  Paslon Pilkada Harus Perhatikan Protokol Kesehatan Saat Kampanye

“Pas hari H nanti setelah disembelih akan diperiksa jeroan, paru dan hatinya apakah layak dikonsumsi atau tidak,” jelas Nunu.

Nunu menambahkan, untuk H-10 ini ada 30 petugas dari Distankan yang turun ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan, sementara pada H-1 dan hari H nanti pemeriksaan turut dibantu oleh sukarelawan dari IPB baik mahasiswa, dosen dan juga dokter hewan yang berjumlah 70 orang.

Komentar

Berita lainnya