oleh

Dewan Pers: Wartawan Terlibat Percaloan PPDB, Laporkan Polisi!

Ilstrasi.
Ilustrasi.

DEPOK – Kisruh percaloan PPDB di Kota Depok terus menjadi perhatian nasional dan mendapat sorotan tajam dari pelbagai pihak.

Salah satunya adalah Dewan Pers yang menegaskan bahwa wartawan yang menyalahgunakan profesinya dan melakukan tindakan penipuan bisa dijerat pidana.

“Semua tindakan yang menyalahgunakan profesi kewartawanan dan melakukan tindakan kriminal, laporkan ke kepolisian,” kata Anggota Dewa Pers Nezar Patria seperti dilansir Pikirab Rakyat, Juma’at (2/9/2016).

BACA JUGA:  Dian Sastro Kunjungi Mahasiswa dan Pelajar Secara Daring Melalui M-Class

Nezar menegaskan, aksi percaloan oleh wartawan sudah di luar ‎ranah kebebasan pers. Menurutnya, wartawan tak kebal hukum bila melakukan tindakan kriminal.

“Dia tidak bisa bersembunyi di balik di balik kewartawanannya,” kata Nezar.

Selain melanggar kode etik, tindakan penipuan juga masuk kategori kriminal. Menurutnya, Dewan Pers hanya akan membantu persoalan wartawan jika terkait sengketa pemberitaan bukan aksi kriminal.

Hal senada sebelumnya dilontarkan Polresta Depok. Wakil Kepala Kepolisian Resort Kota Depok Candra Kumara menyatakan akan melindungi korban yang melaporkan praktik percaloan itu. Candra juga memastikan merahasiakan identitas pelapor.

BACA JUGA:  Dian Sastro Kunjungi Mahasiswa dan Pelajar Secara Daring Melalui M-Class

“Kalau ada laporan akan kami tindak tegas orangnya,” ucapnya

Seperti diketahui, ratusan siswa siswa terlantar di SMAN 11 Depok. Mereka menjadi korban praktik percaloan oknum LSM dan oknum wartawan. Ketidakjelasan nasib para siswa membuat sejumlah orangtua menggeruduk Kantor Dinas Pendidikan Kota Depok, Jalan Margonda Raya, Rabu, 31 Agustus 2016.

Pengakuan adanya praktik percaloan juga dilontarkan para orangtua siswa. Kepada wartawan, orangtua mengaku mengeluarkan uang kisaran hingga belasan juta rupiah untuk calo PPDB.

BACA JUGA:  Dian Sastro Kunjungi Mahasiswa dan Pelajar Secara Daring Melalui M-Class

Salah seorang perwakilan orang tua siswa mengatakan kepada wartawan bahwa ia juga memiliki rekaman pembicaraan dengan oknum wartawan yang menjadi calo PPDB tersebut.

Komentar

Berita lainnya