oleh

Walikota Depok Tandatangani Kesepakatan Dengan Empat Mitra Usaha Terkait Fasilitas Bagi Anak

Penandatanganan MOU antara Pemkot Depok dengan mitra usaha. (Mitha Try/Depokpos)
Penandatanganan MOU antara Pemkot Depok dengan mitra usaha. (Mitha Try/Depokpos)

DEPOK – Dalam rangka mewujudkan Kota Depok menjadi kota layak anak, pemerintah Kota Depok melakukan kerjasama bersama badan perusahaan dan pengusaha yang ada di Kota Depok.

Empat mitra usaha melakukan penandatanganan kesepakatan bersama dengan Walikota Depok, Dr. Kh. Idris Abdul Shomad mengenai pemberian fasilitas bagi anak yang memiliki Kartu Identitas Anak di Ruang Edelweis Gedung Balaikota Depok, Selasa (9/8).

Kartu Identitas Anak bertujuan untuk mendorong hak anak dan meningkatkan kesejahteraan anak di Kota Depok. Sebelumnya, pada tahun 2015 terdapat 13 mitra usaha yang telah bekerjasama terkait dengan program tersebut.

BACA JUGA:  Ridwan Kamil Apresiasi Angka Kesembuhan Pasien Covid-19 di Depok

Terdapat empat mitra usaha yang sudah siap bekerjasama untuk mendukung program tersebut antara lain BNI, BTN, Toko Buku Gramedia dan Objek Wisata Air Pasir Putih Sawangan.

Idris mengatakan, bahwa kota layak anak yang sedang dicanangkan oleh Pemerintah Kota Depok ini merupakan salah satu cara untuk mewujudkan hak-hak anak dalam memenuhi kriteria perlindungan terhadap anak.

BACA JUGA:  Kantor Kelurahan Panmas Ditutup Hingga 11 September

“Pemerintah ingin menggandeng dan mengajak semua pihak guna mewujudkan hak-hak ini bersama lembaga-lembaga perusahaan atau pengusaha guna merealisasikan program ini agar anak-anak mendapatkan hak-haknya,” tandas Idris.

Lebih lanjut, Idris menuturkan bahwa dirinya berharap dengan adanya kerjasama ini, semakin banyak masyarakat yang membuat Kartu Identitas Anak.

“Maka dari itu, saya juga berharap semoga dengan adanya penandatanganan kerjasama ini semakin banyak masyarakat yang memiliki anak usia 0-16 tahun bisa tertib administrasi dengan membuat KIA,” ujarnya.

BACA JUGA:  Jelang Munas V(irtual) Hidayatullah Gelar Berbagai Acara

Kemudian, Idris pun mengimbau kepada Dinas terkait agar menjalin komunikasi yang balik secara vertikal.

“Saya juga berharap kepada dinas terkait, sekarang komunikasi vertikal untuk melakukan monitoring terkait ketersediaan blanko kelurahan harus diperhatikan,” tutupnya. (Mitha Try/Depokpos)

Komentar

Berita lainnya