oleh

Tangapan Fraksi Pada Rapat Paripurna DPRD Soroti SILPA 2015

rapat-dprd-595x446.jpg

DEPOK – Rapat Paripurna DPRD Kota Depok dalam rangka pandangan fraksi-fraksi terhadap Raperda perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Darah (APBD) menghasilkan banyak kritik dan masukan terhadap Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, Senin (22/8/2016).

Fraksi Partai Amanat Nasional melalui Lahmudin mengatakan bahwa tahun lalu realisasi anggaran hanya mencapai 50 persen dari anggaran belanja, menurutnya hal ini harus menjadi perhatian agar tak terulang pada APBD 2016.

BACA JUGA:  Pendaftaran Paslon, KPU Depok Terapkan Protokol Kesehatan Ketat

“Anggaran harus terserap dengan baik, jangan sampai menimbulkan SILPA,” ujar Lahmudin saat membacakan tanggapan.

Sementara wakil dari PPP, Mahzab HM mengatakan bahwa pada prinsipnya fraksi PPP mendukung, namun anggaran tersebut harus bisa dipertanggungjawabkan.

“Kami prinsipnya mendukung, namun anggaran tersebut harus bisa dipertanggungjawabkan. Kami siap memberi masukan dan mendukung program Pemerintah,” paparnya.

BACA JUGA:  Momen Haru Berlinang Air Mata di Deklarasi Idris-Imam

 

Komentar

Berita lainnya