oleh

Pencopetan di KRL Masih Marak

Ilustrasi. (ist)
Ilustrasi. (ist)

DEPOK – Julina Ervina, korban pencopetan di Stasiun Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, pada Senin(1/8). Ponsel kesayangannya raib ditangan seorang pencuri yang belakangan ini diketahui bernama Nuruk Ridwan(34).

Awalnya, ia tidak menyadari kalau tasnya di rogoh pelaku saat kondisi Stasiun sangat ramai. Ia baru saja menyadari setelah 15 menit kemudian kalau ponselnya hilang. Saat mengetahui bahwa ponselnya telah hilang, korban langsung menghubungi ponsel tersebut dengan ponsel lain.

Manajer Komunikasi PT KA Commuter Jabodetabek, Eva Chairunisa, mengatakan bahwa pihaknya berhasil menangkap pelaku. Pihak keamanan Stasiun Universitas Indonesia berhasil mengamankan dua barang bukti dari tangan pelaku, tetapi ponsel tersebut adalah milik penumpang lainnya. Semantara, ternyata ponsel milik Julina tidak ada.

BACA JUGA:  Idris Ajak Warga Depok Baca Qunut Nazilah dan Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

“Saksi dan korban yang hpnya tidak ditemukan siap melanjutkan melapor ke polisi dan selanjutnya kasus tersebut ditangani oleh Polsek Beji Depok,” ujar Eva.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa pihaknya telah melaporkan hal tersebut kepada Mapolsek Beji, Depok. Agar pelaku dapat diproses langsung secara hukum.

“PT KCJ memberi imbauan kepada para pengguna jasa agar tetap berhati-hati dan menjaga barang bawaan masing-masing,” ucapnya.

BACA JUGA:  Jelang Munas V(irtual) Hidayatullah Gelar Berbagai Acara

Para pengguna jasa juga diharapkan agar proaktif untuk melaporkan apabila ada kondisi yang mencurigakan terkait keamanan dan keselamatan penumpang baik di stasiun maupun dalam KRL.

“PT KCJ sangat berharap apabila ada penumpang yang menjadi korban pencopetan mohon untuk bersedia melanjutkan kasus ke pihak kepolisian meskipun pelaku copet dan barang miliknya sudah ditemukan oleh petugas,” pungkasnya. (Mitha Try/Depokpos)

Komentar

Berita lainnya