oleh

Kecamatan Tapos Terapkan Pola Tanam Mina Padi

1 (6).jpgDEPOK – Salah satu kecamatan di kota Depok yang masih memiliki banyak lahan pertanian adalah Kecamatan Tapos. Wilayah tersebut menerapkan pola tanam mina padi pada lahan pertanian mereka. Sistem tersebut merupakan sistem yang menggabungkan cocok tanam padi padi dan juga penebaran ikan pada lahan yang sama.

Camat Tapos, Muchsin Mawardi mengatakan bahwa pihaknya telah menyebar 1000 benih nila di wilayah persawahan Kelurahan Ciampeun dan Cilangkap.

“Pola penanaman ini baru dilakukan pada dua kelurahan, yaitu di RW 14 Kelurahan Cimpaeun dan RW 5 Kelurahan Cilangkap. Kami bekerja sama dengan Dinas Pertanian dan Perikanan, 1.000 benih ikan ini dari mereka,” tuturnya.

BACA JUGA:  Ridwan Kamil Apresiasi Angka Kesembuhan Pasien Covid-19 di Depok

Pola tanam mina padi memang telah direncanakan beberapa waktu lalu, setelah para pegawai Kecamatan Tapos melakukan studi banding ke Yogyakarta.

“Di Yogyakarta kita ajak para petani di Tapos mempelajari cara tanam dengan pola seperti itu. Sekarang sudah diterapkan, kami berharap mudah-mudahan kedepan berhasil sukses. Hasil produksi padinya bagus dan berlimpah,”ujarnya.

BACA JUGA:  Gubernur Siapkan Skenario Penanganan Covid-19 di Depok Jika Terus Meningkat

Lebih lanjut, Muchsin pun menjelaskan bahwa keuntungan dan kelebihan dengan pola mina padi adalah mampu mengurangi serangan hama seperti tikus dan serangga. Hasilnya pun nanti bukan padi saja, tetapi juga ikan yang telah dibudidayakan dalam satu lahan itu.

“Ini baru awal diterapkan di persawahan Kecamatan Tapos. Untuk luas lahan di dua kelurahan ini masing-masing 3.000 meter,”pungkasnya.

BACA JUGA:  Idris Ajak Warga Depok Baca Qunut Nazilah dan Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Lurah Ciampeun, Tri Susanto mengatakan bahwa sistem pola mina padi dalam waktu 30 hari dapat memanen ikan yang telah dibudidayakan. Waktu pemeliharaan pun sesuai dengan masa tanam pada proses penyiangan padi di tahap pertama dan kedua.

“Diterapkan sistem seperti itu bisa mendapatkan keunggulan. Seperti dapat meningkatkan penghasilan atau produktivitas lahan dan pendapatan petani dari lahan semakin meningkat,” tutupnya. (Mitha Try/Depokpos)

Komentar

Berita lainnya