oleh

Film “Laskar Di Tapal Batas” Kisah Nyata Rakyat Bogor

IMG_20160810_012122.jpg
Para pemain film “Laskar di Tapal Batas” Saat konpers pada Selasa malam (9/8/2016) bertempat CGV Blitz Grand Indonesia Jakarta. (Foto: Karmila)

DEPOKPOS – Pada 11 Agustus 2016 besok, Film “Laskar Di Tapal Batas” segera rilis di seluruh bioskop Indonesia. Film Laskar di tapal batas mengangkat tema perjuangan bangsa Indonesia ini, garapan dari rumah produksi Bidar Batavia Group yang mengangkat kisah nyata perjuangan rakyat Bogor, melalui tokoh karismatik bernama Tidjan bersama 3 orang sahabatnya yang tergabung dalam Lasjkar Rakjat yang dibentuk untuk melawan tentara NICA Belanda pada masa Agresi Militer II Belanda atas Indonesia.

Dalam konpersnya pada Selasa (9/8/2016) bertempat di CGV Blitz Grand Indonesia Jakarta, Menurut Bayu Prayogo, selaku Produser film produksi Bidar Batavia Group mengatakan bahwa film ini dibangun berdasarkan dari film indie. Proses penggarapan film ini selama 2 bulan, secara riil dan produksi sampai 3 bulan. “Bermula dari obrolan ringan waktu itu dengan teman berkumpul sambil ngopi-ngopi kecil. Singkat cerita ada pejuang dari kota Bogor yang terlupakan. Akhirnya diangkatlah kisah nyata ini,” ujar Bayu yang akrab disapa Bujeng.

BACA JUGA:  Penyanyi Nadia Nevita Rilis Single "Selalu Menunggu"

Sementara Lestman Tendy selaku Eksekutif Produser menambahkan bahwa film perjuangan ini tidak mudah diterima oleh masyarakat penyuka film Indonesia. “kebanyakan masyarakat Indonesia masih lebih memilih untuk menonton film-film komedi atau drama dan film-film buatan Hollywood,” ujar Lestman yang hanya punya target penonton film Laskar Di Tapal Batas sebanyak 250 ribu penonton.

Adapun alasan Lestman membuat film “Lasjkar Di Tapal Batas” karena ia memiliki rasa nasionalime dan ingin menyampaikan fakta sejarah bahwa di wilayah Bogor pernah terjadi perjuangan melawan Belanda. Dan Bogor memiliki seorang pejuang pemberani bernama Tidjan, pejuang yang terlupakan, yang sebagian besar warga mungkin ada yang belum pernah mendengar nama dan kisahnya,” terang Lestman.

BACA JUGA:  CJ feat Anggie Fairy Rilis Lagu Unik 'Gunting Batu Kertas'

Film “Lasjkar Di Tapal Batas” ini bergenre drama perang, dengan mengambil lokasi syuting di Bogor Jawa Barat yang berkisah tentang Eforia kemerdekaan tahun 1945, membuat rakyat Bogor marah ketika Belanda kembali ingin menjajah Indonesia. Banyak rakyat Bogor yang sukarela menjadi pejuang untuk mempertahankan kemerdekaan negeri ini, dengan membentuk kelompok-kelompok kecil yang akhirnya disebut “Lasjkar Rakjat” (sipil bersenjata).

BACA JUGA:  Santy Ngutik Bincang Bisnis Cake Saat Pandemi

Pemain lainnya seperti Sonia Selvans, yang berperan sebagai kokom awalnya ia mengikuti casting meski pada saat itu dirinya merasa sudah hopeless. “Waktu casting ada yang bilang wajah aku mirip dengan Widyawati, dan Alhamdulillah lolos casting dan syuting di Lebak Banten. Aku senang karena aku orang Bandung. Semoga film ini booming,” harap Sonia tersenyum.

Selain itu Film “Lasjkar Di Tapal Batas” dibintangi oleh bintang terkenal yaitu, Pong Hardjatmo (Sya’inan), Yati Surachman (Nonon Tua), Gorz Kurniawan (Tidjan). KDI (Ntin), Tere Gunawan (Nonon), Sonia Selvans (Kokom,), Arvin Ryan (Akbar), Syakir Daulay (Tidjan Kecil) dan Pipit Pilus (Juri). (Karmila/Depokpos)

Komentar

Berita lainnya