oleh

Dompet Dhuafa Jalin Kerjasama Dengan Mitra Peternak Domba di Garut

Press Touring dan Media Gathering saat berfoto bersama bertempat di Kampoeng Ternak Nusantara, Desa Pasirwangi, Garut Jawa Barat. (Foto:Mila/Ira)
Press Touring dan Media Gathering saat berfoto bersama bertempat di Kampoeng Ternak Nusantara, Desa Pasirwangi, Garut Jawa Barat. (Foto:Mila/Ira)

Mengangkat tema Kurbanesia, Dompet Dhuafa membuka pintu untuk membangkitkan kurban sebagai kemerdekaan para peternak terutama mitra Dompet Dhuafa. Untuk memenuhi kuota kurban Nasional diharapkan daging kurban dapat menjangkau kaum dhuafa di berbagai pelosok negeri melalui program Tebar Hewan Kurban (THK).

Salah satu lokasi mitra Dompet Dhuafa yang memiliki kemajuan dalam pengembangan ternak yaitu Garut, sebuah kota yang dikelilingi oleh pegunungan dengan kondisi hawa yang sejuk dan dingin. Tepatnya di kampung ternak Nusantara, Pasirwangi, Garut, Jawa Barat.

Salah satu domba Garut yang siap dikurbankan (Foto: Karmila)
Salah satu domba Garut yang siap dikurbankan (Foto: Karmila)

Salah satu peternak Domba Garut binaan Dompet Dhuafa yaitu Aceng Cahyana, selaku ketua paguyuban bidang usaha & bisnis yang dibantu pak Atep, telah memiliki puluhan mitra dengan tersebar di enam Kecamatan sekitar Kabupaten Garut.

BACA JUGA:  Ridwan Kamil Apresiasi Angka Kesembuhan Pasien Covid-19 di Depok

Saat dijumpai di sekretariat kampung ternak, Pasir wangi, Garut Jawa Barat. Rabu (24/8/2016). Aceng menjelaskan awal tertarik ia bisa bergabung di paguyuban ini bermula dari buruh tani biasa. “Saya didampingi selama 2 tahun ditawari 5 ekor domba, sambil berternak sambil belajar, diajari oleh pendamping. Di sisi lain dikasih ternak, dan dana yang dikasih itu bermanfaat,” kata Aceng.

BACA JUGA:  Ridwan Kamil Keluarkan Surat Peningkatan Kewaspadaan di Jabar

Sementara di tempat yang sama, Saripudin selaku Manajer program bidang peternakan menyatakan bahwa, “Dompet Dhuafa adalah salah satu lembaga nirlaba yang mempunyai salah satu program tidak sebatas pemberian tapi juga pendampingan selama 2 tahun. Program yang diberikan itu dalam bentuk dana umat,” ucap Saripudin.

Kandang Domba yang berada di Pasirwangi, Garut Jawa Barat (Foto: Karmila)
Kandang Domba yang berada di Pasirwangi, Garut Jawa Barat (Foto: Karmila)

Lebih lanjut Saripudin menjelaskan bahwa Paguyuban Al-Awwaliyah dimulai tahun 2008 sebagaimana dikembangkan sebagai budaya lokal. “Buat saya salut untuk paguyuban ini, program Dompet Dhuafa memberikan program bukan semata-mata bagi uang tetapi bagaimana peningkatan kualitas kita dan diajarkan untuk berbagi,” ujar Saripudin.

BACA JUGA:  Pendakian Gunung Gede Pangrango Kembali Ditutup

Pada tahun ini dengan target sebanyak 25 ribu ekor domba yang sudah dipersiapkan untuk tebar hewan kurban. Dompet Dhuafa bersinergi dengan berbagai perusahaan. Mitra peternak lebih dari ribuan secara intensif atau secara sengaja dilibatkan. (Karmila/Depokpos)

Komentar

Berita lainnya