oleh

Depok Raih Penghargaan Penerapan Kota Layak Anak

Walikota Depok Saat Menghadiri Acara Gelar Ekspresi Anak. (Dok. Humas Depok)
Walikota Depok Saat Menghadiri Acara Gelar Ekspresi Anak. (Dok. Humas Depok)

DEPOK – Upaya Pemerintah Kota Depok mewujudkan Kota layak anak mendapat motivasi dan semangat dari pemerintah pusat dan pemerintah Provinsi Jawa Barat berupa pemberian penghargaan. Berbagai penghargaan telah diberikan dari berbagai sisi, baik olahraga, maupun RW layak anak.

”Tahun ini kita mendapat penghargaan penerapan Kota Layak Anak. Dengan penghargaan itu, kita tambah semangat untuk melakukan sosialisasi lebih masiv. Masa depan anak-anak Depok harus lebih baik lagi,” jelas Walikota Depok Mohammad Idris usai membuka Gelar ekspresi Anak (GEA) tahun 2016 di lapangan Balaikota Depok, Sabtu (27/8).

Terkait perkembangan forum anak di Kota Depok, menurut Idris dari tahun ke tahun semakin baik. Namun disisi lain harus ditingkatkan fasilitas pendukungnya.”Fasilitas publik untuk anak-anak memang masih sangat kurang, dan kita akan upayakan bisa terwujud tempat berkreasi dan taman kota. Semuanya akan diperbanyak lagi,”janji Idris.

BACA JUGA:  Perketat Protokol Kesehatan, Depok Terbitkan Dua Perwal

Saat ini, lanjut Idris terdapat 100 taman di Kota Depok, namun kebanyakan taman itu berada di dalam komplek.”Kita ingin taman lebih terbuka untuk publik. Sehingga bisa terlihat dan dimanfaatkan anak-anak darimana saja,”tuturnya.

Idris menambahkan, penerapan kota layak anak di Kota Depok saat ini baru mencapai tahapan kedua, dari lima tahapan.

”jadi masih ada tiga tahapan lagi bila ingin mewujudkan Kota layak anak. Kita terus berupaya melengkapi pengadaan sarana dan prasarananya. Termasuk memperbanyak RW layak anak. Sudah ada lima RW dan tahun ini bertambah 10 RW lagi. kalau sudah mayoritas seluruh RW maka bisa naik tahapan berikutnya tiga atau empat. Kalau untuk mencapai layak anak tahapan teratas masih dibutuhkan fasilitas yang lebih memadai,”ungkapnya.

BACA JUGA:  Pegawai Terpapar Covid-19, Kantor Kelurahan Bojongsari Ditutup Sementara

Dalam kesempatan itu, Walikota mengkritik panitia GEA yang menyiapkan panggung acara tetapi tidak layak untuk anak.

”Panggung terlalu tinggi dan tidak ada tangganya. Anak-anak susah untuk naik, kecuali lansia,”pungkas Idris.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (BPMK) Kota Depok, Eka Bahtiar mengungkapkan, saat ini jumlah penduduk anak di Kota Depok usia 0-11 tahun sebanyak 664.583 anak atau sekitar 30 persen dari jumlah seluruh penduduk Depok. Berbagai prestasi anak Depok pun telah merambah ke tingkat provinsi maupan nasional. Diantaranya juara III Jambore forum anak jabar tahun 2015, juara kedua kecamatan terbaik se-Indonesia Hari anak nasional tahun 2016, dan juara lomba kreatifitas forum anak tingkat Jabar, duta anak Jabar tahun 2015 dan 2016, meraih penghargaan tingkat madya kota layak anak tingkat nasional tahun 2015, serta penghargaan terbaik kedua tingkat Jabar 2016. (Humas Depok)

Komentar

Berita lainnya