oleh

BMH Gandeng Pesantren Hidayatullah Depok Gelar Daurah Al-Qur’an

Daurah Alquran Bersanad (Dok Humas BMH)
Daurah Alquran Bersanad (Dok Humas BMH)

DEPOK – Kebutuhan umat akan syiar Islam semakin meningkat. Untuk itu dibutuhkan sejumlah tenaga pendakwah berkualitas untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Menyadari hal itu, Baitul Maal Hidayatullah (BMH) menggandeng Pesantren Hidayatullah Depok menggelar pelatihan Daurah Alquran Bersanad. Pelatihan ini bertujuan membekali para dai-daiyah yang dapat dimanfaatkan dalam berdakwah.

“Kegiatan ini kami gelar sebagai upaya peningkatan mutu dai dan daiyah di Jabodetabek terutama dalam hal bacaan Alquran sehingga umat semakin tercerahkan,” ujar Ketua Panitia Daurah Alquran Bersanad, Maghfur melalui keterangan tertulis.

BACA JUGA:  Dinkes Depok Kembali Peringatkan Masyarakat Disiplin Prokes

Kepala Humas BMH Pusat Imam Nawawi mengatakan pelatihan ini merupakan program rintisan yang akan berlangsung di pelbagai daerah seperti di Depok, Malang, Makassar, Berau, Bontang dan Balikpapan. Pemateri Ustaz Rifa’i Al Haq Abbas Lc direncanakan akan memberikan pelatihan.

Menurut Maghfur, meski belum ada dalil pasti terkait membaca Alquran dengan sanad, hal ini sangat penting dalam menjaga keutuhan ajaran Islam.

BACA JUGA:  Perolehan PBB Kota Depok Tahun 2020 Lampaui Target

“Sejauh ini memang belum ditemukan dalil yang memerintahkan umat Islam membaca Alquran dengan bersanad. Allahu a’lam. Tetapi Imam Ibnul Mubarak mengatakan ‘Laula isnada laqala man tsa a maa sa a’ yang artinya ‘Jikalau tidak ada sanad, orang akan berkata (terhadap bacaan Alquran) seenaknya, semaunya,” kata Rifa’i.

Rifa’i merupakan mahasiswa Universitas Al Azhar Mesir. Dia tengah mengambil studi tafsir dan ilmu Alquran yang telah mendapatkan beberapa sanad.

BACA JUGA:  Dinkes Depok Kembali Peringatkan Masyarakat Disiplin Prokes

“Ustaz Rifa’i telah memegang beberapa sanad, mulai dari Sanad Matan Jazariyah ke-12, Sanad Matan Tuhfatul Athfal ke-12, Sanad Tahsin Alquran Riwayat Syu’bah dan Hafs’an ‘Ashim, sekaligus Mutakhossis Ilmu Tajwid dan Qiro’at bersama Masyayikh Mesir,” ucap Maghfur.

Sumber: humas BMH

Komentar

Berita lainnya