oleh

Atlet Sepakbola Ramai-ramai Dukung Kurniawan Jadi Ketua PSSI

Kurniawan Dwi Yulianto saat masih aktif bermain untuk Timnas. (istimewa)
Kurniawan Dwi Yulianto saat masih aktif bermain untuk Timnas. (istimewa)

DEPOKPOS – Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) mendukung Kurniawan Dwi Yulianto untuk maju sebagai calon ketua umum (ketum) PSSI periode 2016-2020. Hal itu diutarakan oleh Presiden APPI, Ponaryo Astaman.

Menurut Ponaryo, Kurniawan adalah sosok yang tepat untuk menggantikan posisi La Nyalla Mahmud Mattalitti. Sebab, pria yang akrab disapa “Si Kurus” itu dinilai mengerti tentang sepakbola, terutama diyakini mampu memperbaiki ke arah lebih baik.

“Kami pikir sudah waktunya ada sosok pemain atau mantan pemain yang terlibat di federasi. Mereka pernah berjuang di lapangan sebagai pemain, mereka paham betul apa yang diperlukan, atau kekurangan yang harus dibenahi demi kemajuan sepakbola Indonesia,” ujar Ponaryo seperti dilansir Bola.net, Kamis (18/8).

BACA JUGA:  Jelang Munas V(irtual) Hidayatullah Gelar Berbagai Acara

Pendaftaran untuk calon ketum PSSI sendiri dibuka pada 22 Agustus hingga 5 September 2016. Sementara perebutan kursi PSSI 1 akan digelar saat Kongres Pemilihan di Makassar, Selawesi Selatan, pada 17 Oktober 2016.

Sejauh ini, sudah ada beberapa nama yang dikabarkan bakal maju menjadi calon Ketum PSSI. Diantaranya, Pangkostrad TNI, Letnan Jenderal (Letjen) Edy Rahmayadi, Jenderal (Purn) Moeldoko, dan Erwin Aksa.

BACA JUGA:  Pendakian Gunung Gede Pangrango Kembali Ditutup

Kendati peluang Kurniawan sangat tipis melihat dari calon-calon lainnya, Ponaryo tak mau berpikir muluk-muluk. Sebab, kapten Pusamania Borneo FC (PBFC) ini akan berusaha semaksimal mungkin karena ini adalah momen yang tepat untuk membuka mata masyarakat Indonesia.

“Kami akan berusaha berbuat yang terbaik di pencalonan Kurniawan. Soal hasil kami lihat saja nanti,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Indahnya Berbagi dalam Berkarya, dari Seniman untuk Seniman

“Yang paling penting adalah kami sudah mulai membuka mata masyarakat bahwa yang diperlukan sepakbola Indonesia adalah sosok yang pernah bermain sepakbola dan membawa nama negaranya. Sehingga sekali lagi tahu betul apa yang diperlukan untuk memperbaiki sepakbola kita,” pungkasnya.

Komentar

Berita lainnya