oleh

Pemkot Depok Galakkan Antisipasi Tawuran Pelajar

Ilustrasi.
Ilustrasi.

DEPOK – Tawuran antar pelajar yang kerap terjadi di Kota Depok membuat Pemkot Depok menaruh perhatian khusus terhadap kasus ini.

Yana Suryaman selaku Kepala Seksi SMK Disdik Kota Depok mengatakan, petugas Inspektorat, Direktorat, dan Lembaga Penjamin Mutu Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, bersama petugas Dinas Pendidikan (Disdik) Pemkot Depok akan turun langsung untuk mengawasi sekolah yang sering terlibat tawuran di wilayah Depok.

BACA JUGA:  Perketat Protokol Kesehatan, Depok Terbitkan Dua Perwal

”Petugas pengawas sudah turun sejak hari pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS),” katanya pada Minggu (24/7/2016).

Yana juga mengutarakan, para petugas tersebut akan turun langsung mengawasi dua sekolah kejuruan di Jalan Raya Sawangan, karena setiap tahunnya, salah satu pelajar dari ke dua sekolah tersebut kerap melakukan aksi tawuran.

”Kalau ada yang tidak benar dalam mutu pendidikan, kemungkinan akan dihentikan sementara izin operasional sekolahnya,” ujar Yana.

BACA JUGA:  Lakukan Kegiatan Positif Agar Tak Gampang Stres

Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Pemkot Depok akan turun langsung untuk mencegah tawuran pelajar di Depok. Bahkan, polisi dan TNI juga akan ikut dikerahkan dalam upaya ini.

”Mereka mendatangi beberapa sekolah yang rawan tawuran. Mereka diberikan pencerahan mengenai wawasan kebangsaan, dan anti kekerasan. Sekolah yang sering tawuran sudah mendapatkan sanksi sosial,” pungkasnya.

BACA JUGA:  Gubernur Siapkan Skenario Penanganan Covid-19 di Depok Jika Terus Meningkat

Ia juga menambahkan bahwa tawuran pelajar di Depok, biasanya diakomodir oleh senior dan para alumni. Maka itu, selama kegiatan MPLS berlangsung tidak boleh ada keterlibatan OSIS dan alumni. ‘

‘Sekarang guru dan lembaga terkait yang menangani di dalam sekolah, untuk di luar sekolah kami serahkan ke polisi,” tutup Yana. (Claudia/Depokpos)

Komentar

Berita lainnya