oleh

KPAI: Korban MA Lebih Dari Dua Anak

DEPOK – Sekjen Komisioner Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Erlinda, Rabu siang (13/7) melakukan kunjungan ke Polresta Depok untuk menemui pelaku dugaan kasus pedofil yang sejauh ini telah terungkap bahwa korban lebih dari dua orang. Menurutnya, anak-anak yang menjadi korban pedofilia perlu mengapat pendampingan.

Hal tersebut diketahui setelah Erlinda menggali motif pelaku dengan sejumlah pertanyaan, yang kemudian membuat pelaku mau mengakui dan akhirnya berhasil mengungkap beberapa fakta baru.

BACA JUGA:  Paslon Pilkada Harus Perhatikan Protokol Kesehatan Saat Kampanye

“Pelaku yang mulanya mengelak dari fakta akhirnya mengaku bahwa ada lebih dari dua korban. Mungkin saja akan ada korban lebih,” ucap Erlinda.

Erlinda mendapatkan pengakuan dari terduga predator anak berinisial MA bahwa dia  telah melakukan pencabulan terhadap  empat korban anak di bawah umur.

Awalnya pelaku mengaku melakukan aksinya tersebut atas dasar kasih sayang, akan tetapi Erlinda mengatakan bahwa hal tersebut tidak masuk akal apabila berujung pada terjadinya kekerasan seksual. Pelaku mengaku bahwa ia melakukan hal tersebut secara mendadak, tanpa direncanakan.

BACA JUGA:  Lakukan Kegiatan Positif Agar Tak Gampang Stres

Erlinda juga mengatakan, untuk korban , Polresta Depok serta KPAI juga akan melakukan upaya pendampingan kepada korban dengan menggandeng pihak-pihak lain seperti Kemesos, Pihak Kesehatan, P2TP2A, dan lainnya untuk membantu dan meringankan derita keluarga koran.

“Sehingga, korban tidak diberatkan oleh berbagai hal lainnya, salah satunya seperti biaya visum,” kata Erlinda.

Erlinda juga mengatakan bahwa setelah ini wajah pelaku akan diungkap dengan tujuan untuk mengungkap korban-korban lainnya. Hal tersebut tentunya tidaklah mudah dan membutuhkan integrasi dengan pihak orang tua anak untuk membantu anak mengungkap fakta. (Fathiya)

Komentar

Berita lainnya