oleh

Korban Kekerasan Dapat Melakukan Visum Gratis di Puskesmas

Ilustrasi. (ist)
Ilustrasi. (ist)

DEPOK – Seiring maraknya tingkat kasus kejahatan dan kekerasan di Kota Depok, Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Noerzamanti Lies Karmawati memfasilitasi korban untuk melakukan visum di Puskesmas terdekat secara gratis.

Lies mengatakan bahwa visum terhadap korban kekerasan bagi warga Depok dapat dilakukan di Puskesmas. Visum ini dapat dilakukan di seluruh Puskesmas di Depok dan juga di RSUD Depok.

BACA JUGA:  Ridwan Kamil Apresiasi Angka Kesembuhan Pasien Covid-19 di Depok

“Kami menyediakan fasilitas untuk visum, namun kembali lagi ke korban ingin visum di mana. Kalau di Puskesmas gratis karena dibiayai Pemerintah. Masuknya ke anggaran pelayanan kesehatan, yang memang dapat memfasilitasi korban untuk melakukan visum ” jelas Lies.

Lies menuturkan bahwa hasil visum nanti diserahkan ke polisi bukan korban, karena akan menjadi saksi ahli dalam kasus korban.

BACA JUGA:  Pegawai Terpapar Covid-19, Kantor Kelurahan Bojongsari Ditutup Sementara

“Visum dapat dilakukan jika ada surat permohonan visum dari kepolisian, dengan tandatangan minimal berpangkat sersan. Jadi bukan korban yang minta tapi polisi, dan korban harus melapor terlebih dahulu baru visum,” ujarnya.

Lies menambahkan, bahwa Dokter yang melakukan visum itu akan mendapatkan kredit poin yang besar untuk kenaikkan pangkatnya. Jadi, pasti semua dokter mau melakukan visum, dan sudah jadi kewajiban dokter.

BACA JUGA:  Lakukan Kegiatan Positif Agar Tak Gampang Stres

“Visum juga ada prosesnya, tidak langsung melihat ke bagian dalam korban. Ada tanya jawab dulu kemudian diperiksa,” tutupnya. (claudia/depokpos)

Komentar

Berita lainnya