oleh

Asik Main Layangan, Seorang Bocah Tewas Terperosok Lubang Hydrant

Ilustrasi
Ilustrasi

DEPOK – Layang-layang merupakan permainan yang sangat disukai oleh anak-anak, bermain layangan di halaman yang luas atau disebuah lapangan besar untuk menaiki layangan hingga terbang ke udara. Namun, ada kisah tragis yang membuat anak berumur 3 tahun meninggal akibat bermain layangan.

Seorang balita ditemukan tewas saat bermain layangan tanpa pengawasan dari orangtua, diketahui bocah tersebut bernama Fajar Canegia (3) ditemukan terperosok kelubang hydrant di Rumah Susun (Rusun) Depok, Banjaran Pucung, Cilangkap Tapos Depok.

BACA JUGA:  Jelang Munas V(irtual) Hidayatullah Gelar Berbagai Acara

Korban ditemukan pertama kali oleh petugas kebersihan yang bernama Tarwin yang mengatakan ketika korban ditemukan sudah tidak bernyawa dan mengambang disekitar lubang hydrant disekitar lokasi rusun.

Kapolsek Cimanggis Kompol Agung mengatakan berdasarkan keterangan orangtua korban, Fajar pergi keluar rumah untuk bermain layang-layang. namun, tidak lama mendapatkan informasi dari petugas kebersihan bahwa anaknya sudah mengambang dalam lubang hydrant.

BACA JUGA:  Ridwan Kamil Apresiasi Angka Kesembuhan Pasien Covid-19 di Depok

Korban diduga terpleset ketika sedang bermain layang-layang. setelah dilakukan pemeriksaan, di tubuh korban terdapat luka memar. Luka terlihat dikepala dan bagian belakang punggung korban. orangtua korban langsung menjemput jasad anaknya dan enggan utuk melakukan visum. Padahal dengan melakukan visum, kondisi jasad anaknya bisa lebih jelas lagi, tetapi orangtua korban tetap tidak mau.

BACA JUGA:  Lakukan Kegiatan Positif Agar Tak Gampang Stres

Seharusnya para orangtua harus menjaga anaknya jika sedang bermain permainan yang cukup berbahaya atau tidak bagi keselamatannya. apalagi usia anak masih dibawah 5 tahun, anak harus mendapatkan perhatian dan penjagaan yang baik demi keselamatan. (Wirda Maya/Depokpos)

Komentar

Berita lainnya