oleh

Akibat Mabuk Dua Remaja Kritis Setelah Tabrak Pohon

Korban tabrak kritis di Rumah Sakit (Foto poskota)
Korban tabrak kritis di Rumah Sakit
(Foto poskota)

DEPOK – Dua remaja yang masih berumur belasan tahun ini, menabrak sebuah pohon pinus yang berada di Jalan Raya Bogor, Sukmajaya, Depok, Minggu (10/07/2016) dini hari pada pukul 02:00. kecelakaan terjadi akibat dua remaja ini sebelumnya mengkonsumsi miras jenis Ciu hingga mabuk berat.

Hal ini dibuktikan karena tercium bau miras dari mulut korban.Kedua korban yang identitasnya diketahui bernama Aditya (17th) dan Aldi (16th) yang bernomor polisi B 6172 EXE merk Yamaha Mio Soul. Kondisi kedua korban terkapar berlumuran darah dan tidak sadarkan diri, akibat benturan hebat yang mengenai kepalanya .

BACA JUGA:  Pegawai Terpapar Covid-19, Kantor Kelurahan Bojongsari Ditutup Sementara

Kedua korban tersebut tidak menggunakan pelindung kepala (helm) yang membuat kondisinya menjadi sangat kritis. Melihat korban tak berdaya, petugas setempat membawanya ke rumah sakit Sentra Medika guna mendapatkan perawatan medis.

Kepala satuan Lalu Lintas Polresta Depok, komisaris Sutomo menyampaikan informasi kepada awak media, bahwa peristiwa kecelakaan tersebut terjadi dari arah Bogor menuju Jakarta melewati Jlan Raya Bogor, tepat di kawasan Sukmajaya, Depok. Kedua remaja tersebut yang juga diketahui warga Curug melintas dengan kecepatan tinggi dan oleng sehingga menabrak pohon pinus yang berada disisi jalan.

BACA JUGA:  Jelang Munas V(irtual) Hidayatullah Gelar Berbagai Acara

Setelah polisi melakukan penyidikan kepada kendaraan korban, ternyata di dalam bagasi motor terdapat 3 botol miras jenis Ciu yang disimpan dalam kemasan botol air mineral ukuran 600 ml yang membuat korban mabuk dan mengalami kecelakaan hebat.

Melihat kejadian tersebut, petugas kepolisian setempat menghimbaukan kepada masyarakat agar saat berkendara wajib menggunakan helm pada saat perjalanan untuk menjaga keselamatan diri dan tidak diperkenankan berkendara dalam keadaan mabuk. (Wirdamaya/depokpos)

Komentar

Berita lainnya