oleh

Tawuran Usai Pesta Miras, Polisi Kena Sabet Celurit

Ilustrasi tawuran.
Ilustrasi tawuran.

DEPOK – Bripda Angga, seorang polisi luka parah terkena sabetan celurit saat akan melerai tawuran antar pemuda di pertigaan Kompleks Inkopad Kali Suren, Tajurhalang, Kabupaten Bogor.

Akibat sabetan celurit tersebut, korban mengalami luka parah di punggung dan mendapatkan 16 jahitan di bagian luar luka bacoknya.

Tiga pelaku yang diduga melakukan pengeroyokan dan pembacokan Bripda Angga diketahui dalam pengaruh alkohol.

BACA JUGA:  Belajar dari Rumah, Siswa SMP di Depok Harus Berseragam

Sebelum terjadi bentrokan dan berujung pembacokan, ketiganya baru selesai pesta minuman keras.

“Sebelumnya pelaku minum (miras) di daerah Parung,” kata Kapolresta Depok AKBP Harry Kurniawan di Depok, Senin (13/6).

Diduga karena mabok berat, para pelaku tidak dapat menguasai kondisinya masing-masing. Hingga akhirnya para pelaku mengeroyok dan membacok korban.

“Mereka tidak kontrol (emosi) dan langsung memukul dan membacok,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Pasien Covid 19 yang Sembuh di Depok Capai Angka 65,42 Persen

Polisi sudah berhasil mengamankan ketiga pelaku dirumahnya masing-masing. Penangkapan dilakukan kurang dari 24 jam. Ketiganya kini mendekam di sel. Mereka dijerat pasal 170 KUHP dengan ancaman lima tahun.

 

Komentar

Berita lainnya