oleh

Bikin Akta Lahir di Depok Sekarang Bisa Online

Kepala Disdukcapil Kota Depok, Misbahul Munir saat menandatangani kesepakatan pembuatan akta kelahiran online dengan 12 mitra kerja. (foto Diskominfo/depok.go.id)
Kepala Disdukcapil Kota Depok, Misbahul Munir saat menandatangani kesepakatan pembuatan akta kelahiran online dengan 12 mitra kerja. (foto Diskominfo/depok.go.id)

DEPOK – Sebuah terobosan dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok dengan menerapkan pembuatan akta kelahiran secara online.

Walikota Depok, Mohammad Idris, sangat menyambut baik kehadiran inovasi baru dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok yang berupa pembuatan akta kelahiran online.

“Saya sambut positif terobosan akta kelahiran online ini, semoga bisa membantu warga dalam mempermudah pembuatan akta untuk anak-anaknya,” ujar Idris, Selasa (14/6).

Idris mengungkapkan, sejak awal dirinya bersama Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna, dilantik sudah berkomitmen untuk menjadi Sahabat Masyarakat. Untuk mengimplementasikan hal tersebut, maka dikeluarkanlah Peraturan Walikota Nomor 25 tahun 2016 tentang percepatan pelayanan dan peningkatan cakupan kepemilikikan akta kelahiran bagi anak usia 0 sampai 18 tahun.

BACA JUGA:  Perketat Protokol Kesehatan, Depok Terbitkan Dua Perwal

“Kita ingin anak-anak di Depok mendapat hak-hak sipilnya, salah satunya yaitu kepemilikan Akta Kelahiran ini,” ungkapnya.

Sementara Kepala Disdukcapil Kota Depok, Misbahul Munir, mengatakan cakupan akta kelahiran bagi anak usia 0 hingga 18 tahun di Kota Depok sampai dengan bulan Mei 2016 baru mencapai 234.297 jiwa. Jumlah tersebut dari jumlah anak usia 0 sampai 18 tahun sebanyak 533.935 jiwa, sehingga baru mencapai target 43,88% dari target yang ditetapkan nasional tahun 2016 sebanyak 77,50%.

BACA JUGA:  Idris Ajak Warga Depok Baca Qunut Nazilah dan Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

“Program ini juga sebagai implementasi dari nawacita pertama Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla yaitu menghadirkan kembali negara untuk melindungi segenap bangsa dan memberikan rasa aman pada seluruh warga negara dengan menetapkan target cakupan akta kelahiran bagi anak usia 0-18 tahun,” kata Munir, Selasa (14/6/2016).

Munir menambahkan, dalam program pelayanan akta kelahiran secara online ini ada penyederhanaan prosedur yakni tidak melibatkan RT, RW, dan Kelurahan sehingga langsung dari RS ke Disdukcapil. Begitu juga dari aspek waktu penyelesaian akta, apabila berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang dtetapkan Undang-Undang selama 30 hari, dalam program ini waktu penyelesaian maksimal selama 5 hari kerja.

BACA JUGA:  Lakukan Kegiatan Positif Agar Tak Gampang Stres

Untuk tahap yang pertama ini, setidaknya ada 12 mitra kerja yang tandatangan kesepakatan pembuatan akta kelahiran online ini diantaranya, Dinas Kesehatan (Dinkes) yang meliputi 6 Puskesmas, Dinas Pendidikan mulai dari siswa dan siswi PAUD, TK, SD, SMP, dan SMA, Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Depok yang meliputi 11 bidan praktik swasta se-Kota Depok, RSUD Kota Depok, RS Bakti Yudha, RSIA Hermina, RS Hasanah Graha Afiah (HGA), RSIA Sumber Bahagia, Setia Bakti, RS Naura Medika, RS Bunda Margonda Depok, dan RS Tumbuh Kembang.

Komentar

Berita lainnya