Wakaf  Bani Umar Tercatat sebagai Nadzir Wakaf Uang

Budi Indra Agusci M.Si., Direktur Pelaksana Wakaf Bani Umar (tiga dari kanan) bersama pengurus pusat Badan Wakaf Indonesia. (dok)

Budi Indra Agusci M.Si., Direktur Pelaksana Wakaf Bani Umar (tiga dari kanan) bersama pengurus pusat Badan Wakaf Indonesia. (dok)

JAKARTA, (3/5) — Wakaf Bani Umar (WBU)  diundang  Badan Wakaf Indonesia (BWI) Pusat di Gedung Bayt Al Quran Lt.2, Taman Mini Indonesia Indah (TMII),  Jakarta Timur, Selasa siang (3/5). Undangan tersebut, dalam rangka pembinaan Nadzir Wakaf Uang.

Agendanya, Wakaf Bani Umar (WBU) akan mempresentasikan program penghimpunan, pengelolaan, dan pemberdayaahn wakaf uang di hadapan pengurus BWI Pusat (Badan Wakaf Indonesia).

Hadir dalam kesempatan itu, Budi Indra Agusci, M.Si, selaku Direktur Pelaksana, bersama beberapa pengurus Wakaf Bani Umar lainnya. Menurut Budi, Wakaf Bani Umar sejatinya telah melakukan soft launching wakaf uang, Minggu kemarin (1/5).

“Wakaf uang yang di-launching oleh Wakaf Bani Umar, mulai dari nominal Rp 20.000. Jadi, masyarakat bisa mewakafkan uangnya, hanya dengan mengeluarkan Rp 20.000, dan di catat di sisi Allah sebagai harta wakaf. Sedangkan harta wakaf, amalnya akan terus mengalir hingga akhir kiamat,” tukas Budi dalam rilis yang diterima depokpos.com Selasa sore (3/5).

Sedangkan dari BWI Pusat (Badan Wakaf Indonesia), hadir Dewan Pembinaan Nadzir, Drs. Enceng Sobirin, Asep Saepudin, MA.,  Dr. Mohamad Hidayat; staf BWI (Badan Wakaf Indonesia) bidang pendaftaran Nadzir, Fahrurazi.

Menurut Dr. Muhammad Hidayat, Wakaf Bani Umar telah melakukan kinerja baik sesuai peraturan perundang-undangan yang sudah ada. “Strategi operasionalnya sudah benar, namun bentuk pengelolaannya harus lebih kongkret,” ucap Dr. Muhammad Hidayat, di sela-sela presentasinya.

Sedangkan menurut Fahrurazi, staf Badan Wakaf Indonesia (BWI), semenjak hari ini,  Selasa (3/5), Wakaf Bani Umar telah tercatat sebagai salah satu Nazdir yang bisa menerima wakaf uang. Dan masyarakat bisa mewakafkan uangnya, dengan nominal terkecil Rp 20.000.

“Wakaf Bani Umar, sudah terdaftar sebagai lembaga yang dapat  melaksanakan fundrising atau penghimpunan wakaf uang,” uangkap Fahrurazi di akhir dialog dengan para pengurus Wakaf Bani Umar.

Perlu diketahui, saat ini Wakaf Bani Umar (WBU) telah memasuki babak baru, dan sedang berada pada masa pembinaan dari BWI Pusat. Pembinaan tersebut, bertujuan agar Wakaf Bani Umar mampu mengelola uang yang diwakafkan lebih dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.  (Ham)

 

Komentar

Berita lainnya