oleh

Kapolres Depok: Peredaran Miras Marak Karena Sanksi yang Sangat Ringan

Kapolresta Depok Kombes Dwiyono.
Kapolresta Depok Kombes Dwiyono.

DEPOK – Wanita berinisial H, seorang istri perwira polisi, di Perumahan Taman Duta, Cimanggis, Depok. terjaring razia dan diketahui menyimpan ribuan liter miras oplosan didalam toren air dirumahnya. Ribuan liter miras oplosan ini ditemukan oleh petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok bersama kepolisian dan TNI dalam razia yang dilakukan pada Selasa (10/5).

BACA JUGA:  Jelang Munas V(irtual) Hidayatullah Gelar Berbagai Acara

Diketahui H merupakan distributor miras ilegal, baik miras pabrikan atau miras oplosan. H sendiri sudah berulang kali dirazia oleh petugas baik yang dilakukan oleh Polresta Depok atau Satpol PP Depok. Di tahun 2016 ini saja, bisnis miras H sudah tiga kali dirazia petugas.

Kapolresta Depok Kombes Dwiyono membenarkan pihaknya sudah berkali-kali merazia usaha distributor miras milik Ny H. Pihaknya, kata Dwiyono, sudah merazia miras di rumah milik Ny H itu pada Desember 2015, serta Januari 2016 dan Februai 2016. Namun yang bersangkutan nyatanya, sampai kini H tidak juga kapok dan terus membuka usahanya.

BACA JUGA:  Perketat Protokol Kesehatan, Depok Terbitkan Dua Perwal

Menurut Dwiyono, tidak adanya efek jera pedagang dan distributor miras, karena sanksi dalam Perda Depok tentang Miras yang mengatur hal itu sangat ringan yakni berupa denda saja, yang jumlahnya hanya maksimal sebesar ratusan ribu rupiah saja.

“Ini menjadi alasan utama banyaknya penjual miras dan distributor tidak jera dan kembali berjualan sekalipun sudah dirazia,” katanya kepada wartawan.

Komentar

Berita lainnya