oleh

Jelang Puasa 23 Buruh di Depok Kena PHK

Ilustrasi.
Ilustrasi.

DEPOK – Ratusan pekerja menggelar aksi unjuk rasa di depan PT. Mayaka, di Jalan Tole Iskandar, Depok Jawa Barat, Senin (30/5). Aksi tersebut digelar dalam rangka solidaritas memprotes keputusan manajemen yang memecat secara sepihak terhadap 23 buruhnya.

Demkian dikatakan Ketua Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Cabang Kota Depok, Slamet Riyadi.

BACA JUGA:  Gubernur Siapkan Skenario Penanganan Covid-19 di Depok Jika Terus Meningkat

“Alasannya tidak jelas, bilangnya efesiensi padahal itu sudah diatur dalam undang-undang. Kami yakin, mereka dipecat karena membentuk serikat pekerja,” katanya kepada wartawan.

Dari 23 pekerja yang di PHK, kemungkinan angkanya akan bertambah menjadi 19 orang lagi. Terkait hal itu, jika manajemen tidak melakukan mediasi maka para buruh pun mengancam bakal menduduki perusahaan tersebut.

BACA JUGA:  Pelaku Usaha Tak Taat Pembatasan Aktivitas Warga, Bakal Kena Denda 25 Juta

“Tolak PHK sepihak, kami juga menolak penghapusan serikat pekerja. Jika perusahaan tidak juga mengajak negosiasi maka kami akan terus kepung perusahaan ini,” ancam Slamet.

Aksi ini mendapat kawalan ketat aparat kepolisian.

Komentar

Berita lainnya