oleh

Diskusi Budaya 2016 Hasilkan Masukan Untuk Pemkot Depok

IMG_5707 copy

DEPOK – Ditengah derasnya arus budaya asing yang masuk ke Indonesia, sejumlah pelaku seni dan Dewan Kesenian dari berbagai daerah di Depok, Bogor, Jakarta dan Tangerang menggelar diskusi budaya yang bertempat di Pondok Betawi Ngoempoel (14/5).

Diskusi ini sendiri merupakan bagian dari acara Gelar Budaya Budaya 2016 yang diselenggarakan Dewan Kesenian Depok (DKD).

Diskusi yang mengusung tema “Peran Dewan Kesenian Dalam Membangun Kota” dengan pembicara Irawan Karseno selaku Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) dan Puguh Warudji selaku Dewan Kesenian Depok (DKD). Acara yang diharapkan untuk menjaga, melestarikan, dan mengenalkan kembali kesenian Betawi.

BACA JUGA:  Pelaku Usaha Tak Taat Pembatasan Aktivitas Warga, Bakal Kena Denda 25 Juta

Dari diskusi tersebut telah dihasilkan beberapa rumusan untuk memberikan masukan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Depok. Demikian ditegaskan anggota Komisi X DPR RI, Nuroji.

“Kita ingin memberikan masukan dan pemahaman kepada Pemkot tentang fungsi dari Dewan Kesenian seperti apa dalam kontribusinya ketingkat Kota,” ungkap pria yang akrab disapa Bang Oji ini kepada depokpos seusai acara.

BACA JUGA:  Ridwan Kamil Apresiasi Angka Kesembuhan Pasien Covid-19 di Depok

Menurutnya, Jakarta bisa menjadi acuan yang bagus dimana Dewan Keseniannya bisa menjadi mitra Pemerintah Provinsi bahkan dibiayai langsung oleh Gubernur. Sementara di daerah lain seperti Bogor, menurutnya mengalami permasalahan yang sama dengan Kota Depok dimana Dewan Kesenian diposisikan sebagai bawahannya Dinas Pariwisata dan Seni Budaya.

“Bukan seperti itu peran Dewan Kesenian, dimana kalau ada kegiatan cuma jadi panitia dan bukan sebagai pelaku seni,” tambahnya.

BACA JUGA:  Perketat Protokol Kesehatan, Depok Terbitkan Dua Perwal

Nuroji menuturkan bahwa para pelaku seni ini adalah orang-orang hebat semua, dan perlakuan pemerintah terhadap pelaku seni Kota Depok adalah salah kaprah.

“Masa seniman disuruh pasang poster, bagi-bagi nasi bungkus dan sebagainya,” tegasnya. (Syintia)

Komentar

Berita lainnya