oleh

Dua Napi Kabur Dari Lapas Pondok Rajeg

181780_620

DEPOK – Dua narapidana (Napi) masing-masing bernama Dedy Hermanto dan Sufento berhasil kabur dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pondok Rajeg , Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, pada Kamis (14/4) kemarin.

Keduanya hingga saat ini masih diburu polisi.

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Hukum dan HAM Jawa Barat, Agus Toyib mengatakan, keduanya tengah menjalani masa hukuman. Dedy divonis dalam kasus pencurian dengan pemberatan. Sedangkan Sufento divonis menjalani masa hukuman dalam kasus narkoba.

BACA JUGA:  Paslon Pilkada Harus Perhatikan Protokol Kesehatan Saat Kampanye

“Iya, benar. Dua warga binaan kami dari Lapas Pondok Rajeg kabur. Saat ini, petugas kita dan polisi tengah melakukan pencarian dan menangkap kembali,” katanya, Jumat (15/4/2016).

Agus menjelaskan, para narapidana tersebut melarikan diri dengan cara menjebol plafon kamar tahanan, lalu merusak besi teralis dengan menggunakan alat lalu kabur dengan cara melompat melalui tembok pembatas yang berada di belakang lapas sekira pukul 03.00 WIB kemarin.

BACA JUGA:  Pegawai Terpapar Covid-19, Kantor Kelurahan Bojongsari Ditutup Sementara

“Dari keterangan yang kita dapat, mungkin saat itu penjagaan tidak terlalu ketat dan lengah. Sehingga keduanya bisa berhasil melarikan diri menjebol plafon kemudian lompat dari tembok lapas,” terangnya.

Saat ini, pihaknya tengah melakukan penyelidikan terkait kelalaian penjagaan di lapas. Jika terbukti kelalalaian dari petugas, sanksinya dapat dilakukan pemberhentian.

“Kita juga masih memeriksa petugas jaga di dalam lapas. Kami belum tahu hasil pemeriksaannya. Jika terbukti lalai atau lengah, bisa kita dipecat,” jelasnya.

BACA JUGA:  Kantor Kelurahan Panmas Ditutup Hingga 11 September

Sementara itu, Kapolsek Cibinong Kabupaten Bogor Kompol Hida Tjahyono mengatakan, pihaknya bersama petugas lapas masih melakukan pengejaran dan pencarian para narapidana yang melarikan diri.

“Dua orang itu warga Kota Depok. Kita juga sudah berkoordinasi dengan Polresta Depok untuk membuka rekam jejak, guna mengetahui identitas dan mencari keberadaan mereka,” paparnya.

Komentar

Berita lainnya