oleh

DKP Depok Akui Belum Semua UPS Beroperasi Optimal

UPS Sukmajaya yang telah berjalan maksimal dan menghasilkan pupuk kompos terbaik di Asia.
UPS Sukmajaya yang telah berjalan optimal dan mampu mengolah sampah menjadi pupuk kompos terbaik di Asia.

DEPOK – Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Depok mengakui sedikitnya 10 Unit Pengolahan Sampah (UPS) yang ada di Kota Depok masih belum maksimal pengopersiannya. Hal tersebut ditegaskan Kabid Sarana dan Prasarana DKP Kota Depok, HM Ridwan, Minggu (24/4).

“Hingga saat ini jumlah UPS di Depok mencapai 45 unit, namun yang sudah mampu melakukan pemilahan sampah secara maksimal 35 UPS,” ujarnya.

BACA JUGA:  Patuhi Protokol Kesehatan, Idris-Imam Daftar KPU Tanpa Libatkan Massa

Ridwan juga mengatakan meski di tahun ini tidak ada penambahan jumlah UPS, namun pihaknya berupaya terus memaksimalkan UPS yang ada sebagai tempat pengolahan sampah.

Bagi UPS yang belum berjalan, Pemkot melalui bidang kebersihan tengah mengupayakan untuk mengoperasikan yang belum berjalan. UPS sudah diaplikasikan di Depok sejak tahun 2011-2012.

“Memang ada kendala seperti di masyarakat maupun kendala lainnya. Yang belum berjalan salah satunya di wilayah Sawangan, yang di Bojongsari minggu lalu telah dioperasionalkan,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Pelaku Usaha Tak Taat Pembatasan Aktivitas Warga, Bakal Kena Denda 25 Juta

Dia menambahkan, UPS yang telah terbangun akan segera dioperasikan. “Mengingat ada beberapa UPS yang telah lama berdiri, namun hingga kini belum dioperasikan,” tutupnya.

Komentar

Berita lainnya