oleh

Sopir Taksi dan Go-jek Nyaris Bentrok di Margonda

Driver Go-jek menjadi sasaran aksi anarkis demonstran di Jakarta, Selasa (22/3).
Driver Go-jek menjadi sasaran aksi anarkis demonstran di Jakarta, Selasa (22/3). (istimewa)

DEPOK – Driver Go-jek nyaris bentrok dengan rombongan sopir taksi konvensional di Jalan Margonda. Beruntung bentrok urung dilakukan setelah kedua kelompok berhasil menahan diri.

Kejadian bermula saat sekitar sepuluh mobil taksi berwarna biru melintas dipangkalan Go-jek didepan SPBU Margonda sekitar pukul 12.30 WIB. Rombongan yang melintas lalu turun dengan menenteng kunci inggris.

Enggak ada angin dan hujan, tiba – tiba saja ada seorang sopir taksi mendatangi kami. Dia langsung pegang kerah driver tersebut sambil menenteng kunci inggris. Enggak mengerti maksudnya apa, kemudian langsung pergi begitu saja,” jelas salah satu driver Go-jek bernama Umar (37), Selasa (22/3).

BACA JUGA:  Jelang Munas V(irtual) Hidayatullah Gelar Berbagai Acara

Umar mengatakan, pasca kejadian itu puluhan driver Go-Jek mendatangi pangkalan dengan maksud mencari sopir taksi tersebut.

Sementara, Kabag Ops Polresta Depok Kompol Agus Widodo mengatakan, pihaknya mengantisipasi agar bentrok antara sopir taksi dengan driver ojek online di Jakarta, tidak terjadi di Depok. Dalam hal ini pihaknya menerjukan personel untuk mengamankan titik-titik rawan.

BACA JUGA:  Gubernur Siapkan Skenario Penanganan Covid-19 di Depok Jika Terus Meningkat

“Titik rawan seperti pul taksi, tempat pangkal ojek online, kami siapkan personel. Semua petugas polsek pun menyebar,” katanya.

Lebih lanjut, Kompol Agus mengimbau kepada semua pihak untuk tidak terpancing segala jenis provokasi dan tetap  beraktifitas seperti biasa.

“Kami mengimbau agar kedua belah pihak tidak saling terpancing, tetap menjalankan aktivitas seperti sedia kala. Dalam hal ini menyikapinya dengan kepala dingin, untuk keamanan biarkanlah diserahkan ke petugas kepolisian,” tuturnya. (fa)

Komentar

Berita lainnya