oleh

Pengembang: Investasi Apartemen di Depok Semakin Menguntungkan

pool-atas-cinere-resort
Cinere Resort Apartemen. (istimewa)

DEPOK – Minat masyarakat untuk membeli apartemen di Kota Depok Jawa Barat akhir-akhir ini semakin tinggi karena investasi dengan membeli hunian bertingkat ini semakin menguntungkan.

Hal tersebut dikatakan oleh Direktur Utama PT Megakarya Makmur Sentosa selaku pengembang properti Cinere Resort Apartemen, Torkis Nasution pada acara Groundbreaking dan launching apartemen bernuansa Bali dan Lombok di Cinere Depok, Minggu (13/3).

Ia mengatakan ketika pertama kali dipasarkan Cinere Resort Apartemen, pada 28 Februari 2015 harga terendah unit studio Rp190 juta dan saat ini naik menjadi Rp310 juta.

BACA JUGA:  DPAPMK Lakukan Evaluasi Penyelenggaraan Sekolah Ramah Anak di SMPN 3 Depok

Groundbreaking dan launching acara tersebut dihadiri oleh Wali Kota Depok Idris Abdul Shomad beserta pejabat dan muspida Kota Depok.

Dikatakannya Kota Depok yang pertumbuhannya sangat pesat menjadi incaran para pembeli apartemen sebagai tempat tinggal ataupun sebagai investasi masa depan.

“Saat ini penjualan Cinere Resort Apartment tower A sudah laku 85 persen atau 900 unit. Melihat antusias warga yang besar maka kami segera buka tower B yang berlokasi tak jauh dari tower A, jelasnya.

BACA JUGA:  Memulai UKM Lewat Keripik Kentang di Usia Muda

Lebih lanjut ia mengatakan harga apartemen tersebut diperkirakan akan terus meningkat seiring dengan perkembangan Kota Depok. Apalagi jika pembangunan jalan tol Depok-Antasari selesai makan kemungkinan harga akan naik lagi.

Torkis juga mengatakan memberikan kemudahan bagi para pembeli dengan dengan cara mencicil hingga 20 tahun dengan DP 30 persen.

Sementara itu Direktur PT Megakarya Makmur Sentosa Amelia Tetriana mengatakan investasi yang dilakukan adalah Rp585 miliar yang digunakan untuk membangun 2.222 unit apartemen kelas menengah tersebut.

BACA JUGA:  Majelis Ta'lim Nurrusyabaab Gelar Lomba Futsal Nurussyabaab CUP

Dirinya mengatakan Cinere Resort Apartement akan berdiri di atas lahan seluas 1,3 hektare dengan masing-masing tower memiliki 22 lantai. Setiap unitnya akan dipasarkan seharga Rp200 juta hingga Rp350 juta.

Dia menuturkan alasan pihaknya membidik Depok terutama Cinere karena kota tersebut termasuk lima besar daerah yang paling dicari investor properti setelah kawasan Kemang, Jakarta Selatan.

Menurutnya, para konsumen yang berasal dari kelas menengah membidik investasi properti untuk dijual kembali pada dua tahun mendatang dengan keuntungan sekitar 40 persen.

Komentar

Berita lainnya