oleh

Idris: Hati Jangan Sampai Jadi Gelap Seperti Gerhana Matahari

Suasana shalat gerhana di Masjid Balaikota Depok. (des/depokpos)
Suasana shalat gerhana di Masjid Balaikota Depok. (des/depokpos)

DEPOK – Sejak pukul 5.30, warga Depok sudah berkumpul di Masjid Balaikota Depok untuk melaksanakan shalat gerhana matahari berjamaah. Turut hadir diantara jamaah, Walikota Depok, Idris Abdul Shomad dan Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna.

Dalam sambutannya, Walikota Depok Idris Abdul Shomad mengatakan, melalui fenomena alam gerhana matahari, diharapkan kita umat Islam, khususnya warga Depok agar memperbaiki kembali hati dan jiwa kita. Jangan sampai hati dan jiwa kita menjadi gelap seperti gerhana matahari.

BACA JUGA:  Gubernur Siapkan Skenario Penanganan Covid-19 di Depok Jika Terus Meningkat

“Meski di Depok gerhana matahari hanya 88 persen, setidaknya ini menjadi syiar Islam, dimana kota dikenal sebagai kota religius. Semua masalah harus dimulai dari moral, kebersihan hati dan kebeningan jiwa. Dengan tazkiyatun nafs, hati menjadi sumber gerak dan motivasi,” jelas walikota.

Sebelum shalat gerhana matahari, Faisal, guru SMP mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), terlebih dahulu menjelaskan tatasurya, bumi, planet, galaksi bima sakti yang merupakan bagian dari ilmu astronomi. Termasuk fenomena alam terkait gerhana matahari.

BACA JUGA:  Paslon Pilkada Harus Perhatikan Protokol Kesehatan Saat Kampanye

“Ada benda antariksa lain yang lebih dari matahari yang bernama Arcturus. Begitulah Allah menciptakan alam semesta, agar kita mengagungkan kebesarannya,” kata Faisal.

Selain di Masjid Balaikota Depok, shalat gerhana matahari juga di dilakukan di beberapa masjid wilayah Depok, seperti di Cimanggis, Beji, Parung Bingung, Pancoranmas, dan Bojong Sari.

Sementara itu, khatib dalam ceramahnya mengatakan, fenomena alam gerhana matahari menjadi ibrah. Gerhana matahari total yang gelap jangan pernah terjadi hati manusia. Terpenting, peran ulama, umara, kaum aghniya, lembaga peradilan, dan masyarakat membawa Kota Depok menjadi wilayah yang baldatun warabbun ghafur. (des)

Komentar

Berita lainnya