oleh

Subang Butuh 300 Labu Darah Untuk Penderita Thalassemia

Pelantikan pengurus YTI Cabang Subang Jawa Barat. (Ted)
Pelantikan pengurus YTI Cabang Subang Jawa Barat. (Ted)

SUBANG, (16/3) –  Penderita thalassemia Kabupaten Subang masih membutuhkan 300 labu darah tiap bulan untuk  transfusi darah. Menurut Ketua Yayasan Thalassemia Indonesia Cabang Subang, Sari Beni Rudiono hingga kini kebutuhannya masih kurang untuk 118 penderita yang terdata.

“Belum yang tidak terdata. Saya kira jumlahnya lebih banyak. Terutama yang di desa-desa,” ujar Sari kepada wartawan usai Pelantikan Pengurus Yayasan Thalassaemia Indonesia (YTI) Cabang Subang, Selasa siang (15/3).

BACA JUGA:  Ridwan Kamil Apresiasi Angka Kesembuhan Pasien Covid-19 di Depok

Menurut Sari, tantangan yang dihadapi YTI diantaranya ialah pengetahuan masyarakat atas thalassaemia masih kurang. Sehingga mereka tidak sigap mendapatkan pelayanan. “Penyakit thalassemia masih dikaitkan dengan kepercayaan lain. Kutukan, lah. Apa, lah,” tambahnya.

Maka dari itu sekarang YTI Cabang Subang mengupayakan sosialisasi kepada masyarakat tentang gejala umum thalassaemia supaya mereka apabila menemukan penderita segera memeriksakan ke dokter.

BACA JUGA:  Menuai Protes, Kenaikan Tarif Tol Padaleunyi dan Cipularang Akhirnya Ditunda

“Seperti gejala lemas-lemas segera periksa ke dokter.,” katanya lagi.

Tantangan lain ialah kurangnya kesadaran masyarakat untuk mendonorkan darah. Sementara kebutuhan donor untuk penderita thalassaemia perlu transfusi dari pendonor yang tidak berhubungan darah.

Dengan keterbatasan persediaan darah, sering penderita membawa donor sendiri. Apakah tetangga atau teman,” ujarnya lagi.

Pelantikan Pengurus YTI Cabang Subang dilaksanakan du Pendopo Rumah Dinas Bupati. Dasar pelantikan ialah Surat No. 003/SP/POPTI/III/2016 tentang Pelantikan Pengurus Yayasan Thalassaemia Indonasia Cabang Subang. (Tedy)

Komentar

Berita lainnya