oleh

Warga Kukusan Berhasil Gagalkan Aksi Curanmor

Pelaku curanmor di Kukusan, Beji. (ans)
Terduga pelaku curanmor di Kukusan, Beji. (ans)

Depok -Selama beberapa minggu terakhir, warga Kelurahan Kukusan, Beji, Depok cukup diresahkan oleh maraknya aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Masjid dan Mushalla  terutama pada waktu shalat maghrib.

Sabtu (27/2) malam, seorang pemuda yang diduga pelaku curanmor berhasil ditangkap dan diamankan warga Kukusan. Penangkapan terjadi di Jalan Juragan Sinda, Kukusan, depan masjid Al-Furqan.

Saat kejadian, warga memergoki pelaku mencoba mengambil sepeda motor yang terpakir dihalaman masjid. Warga yang sejak awal sudah curiga kemudian mengamati gerak-gerik pemuda tersebut hingga akhirnya menangkapnya saat menjalankan aksinya.

BACA JUGA:  Lakukan Kegiatan Positif Agar Tak Gampang Stres

Selanjutnya, untuk menghindari amukan warga setempat dan jamaah shalat maghrib, pelaku dibawa dan diamankan di Polsek Beji, Depok.

Keberhasilan warga Kukusan tersebut tak terlepas dari peran Forum Komunikasi Masyarakat Kukusan (FOKUS) yang bersama warga berhasil menggagalkan aksi pencurian ini.

Kepada depokpos, ketua FOKUS Suryadi atau yang biasa dipanggil Gompal mengatakan bahawa FOKUS bersama-sama dengan warga Kukusan senantiasa berusaha menjaga wilayahnya agar tetap kondusif.

BACA JUGA:  Manfaat Wifi Gratis untuk PJJ Mulai Dirasakan Warga Depok

“Kita selalu bahu-membahu dan berkomunikasi dengan semua elemen masyarakat, seperti kejadian ini (curanmor – red) kita semua meningkatkan kewaspadaan dan memantau setiap gerak-gerik mencurigakan karena memang kejadian ini sudah berulang kali terjadi,” kata Suryadi.

Sementara Kapolsek Beji Kompol Ni Gusti Ayu Supiati mengatakan bahwa pelaku langsung dikirim ke Reskrim Polres Depok untuk pengembangan lebih lanjut karena ada kemungkinan pelaku merupakan bagian dari komplotan curanmor yang sudah terorganisir dengan rapi.

BACA JUGA:  Gubernur Siapkan Skenario Penanganan Covid-19 di Depok Jika Terus Meningkat

“Langsung dikirim ke Reskrim Polres Depok, sedang dikembangkan,” katanya kepada depokpos melalui pesan singkat. (ans)

.

Komentar

Berita lainnya