oleh

Pradi Desak Polisi Usut Tuntas Sekolah Yang Ambruk

pradi-2.JPG
Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna meninjau lokasi ambruknya gedung SDN Kalibaru 6.

Depok – Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna mendesak pihak kepolisian agar segera melakukan investigasi ambruknya bangunan Sekolah Dasar Negeri Kalibaru 6, Cilodong, Kota Depok, Jumat (26/2/2016). Ambruknya atap bangunan sekolah tersebut diduga karena kesalahan pemasangan konstruksi.

Hal tersebut dikatakan Pradi saat mengunjungi lokasi kejadian, Jumat (26/2). Menurut dia, genteng yang digunakan terlalu tebal tak seimbang dengan kekuatan konstruksi penyangganya.

BACA JUGA:  Pegawai Terpapar Covid-19, Kantor Kelurahan Bojongsari Ditutup Sementara

“Saya meminta kawan-kawan di kepolisian agar menginvestigasi agar tidak terjadi kejadian seperti ini,” ujar Pradi.

Dugaan serupa diungkapkan Kapolsek Sukmajaya Supriyadi. “Kita lihat baja ringan (konstruksi penyangga) tak kuat menerima beban (genteng),” tuturnya.

Untuk itu, polisi segera memanggil para saksi dari pihak sekolah dan kontraktor bangunan. “Nanti kita lihat perkembangannya,” ucapnya.

BACA JUGA:  Momen Haru Berlinang Air Mata di Deklarasi Idris-Imam

Guna penyelidikan, lokasi di tempat kejadian pun dipasang garis polisi.

Akibatnya dari kejadian ini, lima murid menderita luka di kepala karena tertimpa atap yang roboh. Mereka adalah:

1. Siti Nur Azizah murid kelas II, luka di bagian kepala.
2. Muhammad Fadli murid kelas II, luka di bagian kepala.
3. Audia Kamila murid kelas I, luka di bagian kepala.
4. Juhriatul Aini murid kelas I mengalami patah gigi.
5. Muhammad Fardhan murdi kelas II, luka di bagian kepala.

Komentar

Berita lainnya