oleh

Awas..!! LGBT Mulai Sasar Siswa SD

Ilustrasi.
Ilustrasi.

Depok – Penyebaran penyakit Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) semakin meresahkan terutama untuk orang tua. Pasalnya, pelecehan seksual terhadap anak-anak kini bahkan terjadi dilingkungan sekolah.

Hal tersebut dikatakan Ketua Divisi Kajian Aliansi Cinta Keluarga Indonesia (AILA) Dinar Kania dalam diskusi Kajian LGBT dalam Perspektif Keilmuan di Kampus Universitas Indonesia (UI) Depok, Jumat (26/2/2016) sore.

BACA JUGA:  Youtuber SMVLL Kembali dengan Single “Let’s Go”

Jika semula kelompok ini menyebarkan paham masuk ke dalam akademisi di setiap kampus, belakangan mereka turun menyasar anak-anak.

“Mereka (LGBT) tahun 2009 larinya ke intelektual. Lalu masuk ke kampus-kampus, lalu turun mereka pilih anak-anak SMA, modusnya untuk sosialisasi AIDS. Lalu mereka masukkan kesetaraan gender dan LGBT. Lalu turun lagi ke kelas-kelas anak-anak kecil yaitu SD,” katanya.

BACA JUGA:  Belajar dari Rumah, Siswa SMP di Depok Harus Berseragam

Ia menjelaskan kelompok ini melakukan advokasi perangkulan dan terus berkembang. Ia meminta agar para orangtua mewaspadai hal ini terjadi pada putra putri mereka.

Dinar mengapresiasi kebijakan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) yang melarang tayangan kebanci- bancian. Paling tidak, lanjutnya, hal itu dapat menjadi filter gerakan kelompok ini.

BACA JUGA:  Puskesmas Limo Sediakan Layanan Pemeriksaan Covid-19

“Alhamdulillah KPAI dan KPI mendukung. Pada dua tahun lalu kami maju tak ada gaungnya, media enggak masif tetapi mereka (kelompok LGBT) justru dapat keuntungan. KPAI sudah lakukan kajian, gerakan bersama kesepakatan bersama, paling tidak usaha untuk memfilter,” tandasnya.

Komentar

Berita lainnya