oleh

Partai Ember Bukan Partai Politik

partai-ember.jpg

Depok, (25/1) – Peluncuran Partai Ember di Griya Melati Mas, GDC, Cilodong, Depok, berjalan lancar pada Ahad, (24/1). Partai Ember bukanlah partai politik, melainkan gerakan lingkungan untuk pengelolaan sampah yang berkelanjutan di Kota Depok.

Pengelolaan sampah yang dimaksud adalah dengan melakukan pemilahan berdasarkan jenisnya, yakni organik, anorganik, dan residu.

“Ember merupakan sebuah singkatan dari ekonomis, murah, dan bersih, dalam penanganan sampah oleh warga. Ini yang akan ditekankan dalam pengelolaan sampah oleh warga Depok ke depan dengan melakukan pemilahan jenis sampah,” kata Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail saat melaunching partai ember, Minggu.

BACA JUGA:  Pemkot Depok Rekomendasikan UMK 2021 Naik 3,27 Persen

Sampah jenis organik, katanya, akan dimanfaatkan menjadi kompos. Sementara sampah anorganik adalah jenis sampah yang masih punya nilai ekonomi sehingga dijual kembali oleh warga untuk didaur ulang.

Adapun sampah residu merupakan sampah yang tak lagi bisa dimanfaatkan, yang selanjutnya ditangani oleh instansi terkait.

Dalam kesempatan itu, Pemkot depok juga mendapuk Indra Bekti menjadi duta Partai Ember. Duta ini nantinya ikut ambil bagian dalam menyosialisasikan pengelolaan sampah berbasis pemilahan di Depok.

BACA JUGA:  Resmi! UMK Depok Tahun 2021 Naik 3,27 Persen

Sementara dipilihnya Perum Griya Melati Mas sebagai lokasi peluncuran Partai Ember karena warga di perumahan ini dinilai paling aktif dalam melakukan pemilahan sampah.

Komentar

Berita lainnya