oleh

Nurmahmudi Akui Pemkot Depok Sempat Gagas Kerjasama Dengan Gafatar

gafatar-depok.jpg

Depok, (15/1) – Walikota Depok nurmahmudi Ismail mengakui bahwa Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) sempat melakukan kerjasama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok beberapa tahun lalu. Ormas yang kini ditenggarai membawa aliran sesat itu juga pernah mengajukan perizinan kepada Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpol Linmas) Kota Depok.

“Masalah penolakan izin saat itu saya tak mengetahui secara pasti, namun yang pasti Kesbangpol merujuk pada saran Kemendagri (Kementerian Dalam Negeri),” kata Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail di Depok, Minggu (24/1/2016).

BACA JUGA:  Program SUKSES Dinilai Mampu Bangkitkan Ekonomi Warga Depok

Ia mengungkapkan, bahwa Gafatar sempat menggagas kerjasama untuk program ketahanan pangan dengan Pemkot Depok.

“Kalau mereka bermitra dan berpartisipasi dengan gerakan pemerintah dan ormas. Gafatar punya niatan aksi sosial dan lingkungan hidup berpartisipasi di Depok dalam aksi penanaman tanaman pangan pada tahun 2013 di Lapangan RRI,” paparnya.

BACA JUGA:  Yayasan JCUIM Bagikan 1.656 Paket Bantuan Untuk Warga Depok

Pada prinsipnya, kata Nur, pihaknya mendukung semua aksi kepedulian ketahanan pangan dan sosial. Namun saat ajaran itu tidak sesuai dengan agama.

“Dikala mereka bawa ajaran tak sesuai agama atau mengajak melawan keutuhan negara, kami serahkan ke Kemenag (Kementerian Agama) dan negara,” katanya.

Nur Mahmudi juga berharap, belasan warga Depok yang dilaporkan hilang dan diduga ikut Gafatar bisa pulang dan akan ditangani oleh Pemkot Depok.

Komentar

Berita lainnya