oleh

Margonda Lebih Butuh Lahan Parkir Atau Jalur Sepeda?

Jalan Margonda, Depok. (dok depokpos)
Jalan Margonda, Depok.

Depok, (18/1) – Seminggu berlalu sejak jalur sepeda di Jalan Margonda diresmikan. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok mencatat setidaknya sekitar 50 kendaraan diberi tindakan lantaran memarkir kendaraannya di jalur khusus sepeda itu.

“Sudah puluhan, mungkin sekitar 50 lebih kendaraan yang kami tindak. Itu belum semuanya terjangkau,” kata Kepala Dishub Kota Depok, Gandara Budiana kepada wartawan, Minggu (17/01/2016).

Ia mengatakan, pihaknya akan terus melakukan patroli sepanjang lajur sepeda dan jalan belum tertib. “Masih penertiban, kami kan tidak bisa terus menerus melakukan penertiban, karena personil Dishub juga terbatas,” lanjut Gandara.

BACA JUGA:  Perguruan Pencak Silat Depok Raih Prestasi di Tournament Paku Bumi Open Virtual

Meski demikian, banyaknya pelangggaran tersebut bukan tanpa alasan. Banyak warga menilai bahwa jalan Margonda yang dipenuhi ruko dan perkantoran lebih membutuhkan lahan parkir.

“Kita mau nggak mau parkir di jalur sepeda, nggak ada tempat parkir lagi mas. Sementara barang yang saya cari cuma toko di Margonda ini aja yang jual,” jelas Taufik, salah seorang warga depok yang kendaraannya digembok kepada depokpos.

Hal tersebut diamini oleh para pedagang dan pemilik usaha dijalan Margonda, salah satunya adalah pemilik usaha percetakan kartu undangan yang mengaku omsetnya jauh berkurang sejak diberlakukannya jalur sepeda ini.

BACA JUGA:  Pemkot Depok Evaluasi Perencanaan Anggaran Berbasis Gender

“Orang-orang takut parkir dipinggir jalan, takut digembok. Sementara tempat parkir juga tidak tersedia, terpaksa mereka cari alternatif percetakan lain diluar Margonda walau harganya jauh lebih mahal,” kata Iwan, pemilik usaha percetakan kartu undangan ini.

“Seharusnya pemerintah (Pemkot Depok – red) liat bahwa di Margonda ini pusat bisnisnya Kota Depok yang mau nggak mau butuh lahan parkir yang lebih luas. Bukan malah dipersempit dengan adanya jalur sepeda ini,” tambahnya.

Iwan juga menegaskan bahwa dirinya sangat setuju dan mendukung penuh dibukanya jalur khusus sepeda ini, namun menurutnya Jalan Margonda bukanlah tempat yang tepat dan harusnya dicari alternatif jalan lain.

BACA JUGA:  PMI Kembali Semprot Balai Kota Depok

“Saya sangat setuju dengan jalur sepeda ini, tapi bukan di Margonda. Banyak tempat lain di Depok yang lebih sejuk, ngga kaya di Margonda yang panas dan penuh asap knalpot begini,” iwan menjelaskan.

“Coba deh mas telusuri dari ujung ke ujung jalan Margonda ini terus hitung berapa banyak sepeda yang lewat lalu bandingkan berapa banyak kendaraan yang parkir?,” tantangnya kepada depokpos.

“Dari situ kita bisa liat, Margonda ini lebih butuh lahan parkir atau jalur sepeda,” pungkasnya. (san)

Komentar

Berita lainnya