oleh

Ditentang Warga, Pembangunan UPS di GDC Batal

Depok. (25.1) – Unit Pengolahan Sampah (UPS) terpadu yang sedianya akan dibangun di Cluster Alamanda, Perumahan Grand Depok City (GDC), Kelurahan Kalimulya, Cilodong, Depok, yang sedianya diresmikan pembangunan awalnya, Minggu (24/1/2016) oleh Wali Kota Depok, batal dilakukan karena adanya penolakan dari warga setempat.

Tenda yang telah terpasang untuk menyambut kedatangan Wali Kota Depok pun dibongkar kembali oleh puluhan warga.

BACA JUGA:  Awal Musim Hujan Warga Depok Diminta Waspada Kemunculan Ular di Perumahan

Sejak pagi, warga sudah berkumpul di depan gerbang Cluster Alamanda untuk menolak rencana pembangunan UPS terpadu di wilayahnya.

Akibat penolakan ini, rencana kedatangan Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail ke Cluster Alamanda, usai meluncurkan “Partai Ember”, batal. Namun peluncuran Partai Ember di wilayah yang tak jauh dari rencana UPS Terpadu yakni di Griya Melati Mas, GDC, Cilodong, Depok, berjalan lancar.

BACA JUGA:  MTQ Depok 2020 Digelar di Beji 25-27 November

Partai Ember bukanlah partai politik, melainkan gerakan lingkungan untuk pengelolaan sampah yang berkelanjutan di Kota Depok. Pengelolaan sampah yang dimaksud adalah dengan melakukan pemilahan berdasarkan jenisnya, yakni organik, anorganik, dan residu.

“Ember merupakan sebuah singkatan dari ekonomis, murah, dan bersih, dalam penanganan sampah oleh warga. Ini yang akan ditekankan dalam pengelolaan sampah oleh warga Depok ke depan dengan melakukan pemilahan jenis sampah,” kata Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail saat melaunching partai ember, Minggu.

Komentar

Berita lainnya