oleh

Cegah Malpraktik, DPRD Depok Minta Dinkes Razia Klinik Ilegal

Ilustrasi.
Ilustrasi.

Depok, (13/1) – Maraknya  kasus malpraktik diberbagai daerah membuat DPRD Kota Depok meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok melakukan razia dan menutup seluruh klinik tak berizin yang beroperasi diwilayah Depok.

Anggota Komisi D DPRD Kota Depok Pradana Mulyoyunanda mengatakan, berdasar data Dinkes diketahui bahwa saat ini di Kota Depok terdapat 114 klinin berizin.

BACA JUGA:  Pegawai Terpapar Covid-19, Kantor Kelurahan Bojongsari Ditutup Sementara

“Jumlah klinik di Depok lebih dari 114 klinik. Saya yakin banyak klinik yang belum memiliki izin,”kata Pradana, Selasa (12/1). Pradana meminta, Dinkes jangan menggunakan alasan kurangnya SDM hingga lolosnya klinik ilegal.

Karena ini menyangkut keamanan masyarakat dalam hal kesehatan, pasien datang untuk berobat sangat berbahaya jika datang ke klinik yang belum mengantongi izin resmi.

BACA JUGA:  Perketat Protokol Kesehatan, Depok Terbitkan Dua Perwal

“Kami meminta Dinkes untuk tegas dalam pengawasan klinik-klinik di Depok,” ujarnya. Pradana juga meminta masyarakat untuk semakin kritis dalam pemantauan kesehatan, jika datang ke klinik baiknya mengecek registrasi klinik maupun dokternya, dan itu menjadi hak pasien.

Kabid Pengembangan Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Depok Hidayat Nu Ghazali mengakui, ada beberapa klinik tanpa izin yang beroperasi. Namun, Dinkes tidak memantau keberadaan klinik tak berizin karena mereka berada di pemukiman padat penduduk.

Komentar

Berita lainnya