oleh

PDIP: Calon Tunggal di Pilkada Harus Tetap Dilantik

Pilkada Serentak 2015

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menilai adanya pasangan tunggal calon peserta pilkada di beberapa daerah yang membuat pilkada serentak ditunda sesuatu yang kontraproduktif dengan demokrasi.

“Demokrasi telah memberi ruangan dan memberi kesempatan kepada warga negara utk ikut dipilih sebagai kepala pemerintahan,” ujar Anggota DPR dari Fraksi PDIP Tb Hasanuddin melalui siaran persnya, Kamis (30/7/2015).

BACA JUGA:  Anugerah Bangga Buatan Indonesia 2020, Apresiasi bagi Sektor Industri

Menurutnya, maka demokrasi juga tidak dapat memaksa sesorang untuk maju menjadi calon.

Dia menilai, jika dalam beberapa tahun ke depan calonnya hanya tunggal, maka pemerintahan pun tidak akan terbentuk dan ini merugikan rakyat setempat.

Maka itu, Tb Hasanuddin meminta agar calon tunggal tetap maju dan dipilih oleh rakyat. Berapapun suara yang didapat oleh calon tunggal, biarkan saja calon tunggal tersebut dilantik menjadi kepala daerah, supaya pemerintahan tetap berjalan sebagaimana mestinya.

BACA JUGA:  Kemenag Segera Siapkan Naskah Khutbah Jum'at di Masjid-masjid

“Di beberapa negara maju, calon tunggal langsung dilantik,” tandasnya.

Komentar

Berita lainnya