oleh

Pemerintah Akan Kenakan Pajak Batu Akik, Pengrajin Ketar-ketir.

pengrajin batu akik
Ilustrasi pengrajin batu akik.

Seiring semakin membaiknya geliat bisnis dan perputaran uang pada transaksi batu akik, pemerintah berencana mengkategorikan batu akik sebagai perhiasan sehingga akan dikenakan pajak.

Pemerintah akan merancang kategori perhiasan yang dikenakan pajak dalam revisi peraturan Menteri Keuangan (PMK) No.253/PMK.03/2008.

Aturan tersebut akan mengatur tentang Wajib Pajak Badan tertentu sebagai Pemungut Pajak Penghasilan (PPh), dari Pembeli Atas Penjualan Barang yang tergolong sangat mewah dikenakan pajak 5 persen atas transaksi penjualan senilai batu mulia yang kena pajak yaitu yang memiliki harga jual di atas Rp 1 juta.

BACA JUGA:  Canon Raih Solo Best Brand & Innovation Award 2020 Kategori Kamera dan Printer

“Sedangkan untuk harga jual di bawah Rp 1 juta dikenakan tarif antara 0,5-1,5 persen,” Menteri Perindustrian Saleh Husin mengatakan seperti dilansir liputan6.

Mendengar informasi ini, Tino, seorang pengrajin batu akik dikawasan Mandai Raya, Sukmajaya, mengatakan bahwa dirinya sudah menebak hal ini sejak beberapa waktu lalu.

“Ah, biasa itu bang. Bukan pemerintah namanya kalo nggak nyekik usaha kecil,” ujarnya sambil tersenyum saat dikonfirmasi depokpos.

BACA JUGA:  Dampak Pandemi Terhadap UMKM Memberi Tekanan Likuiditas pada Perbankan

“Sekarang ini apa sih yang nggak dibebankan ke rakyat kecil? hutang Negara yang trilyunan aja kita yang bayar,” tambahnya.

Dikawasan Sukmajaya sendiri, ada beberapa lokasi yang merupakan sentra pengrajin batu akik. Salah satunya ada di jalan Mandai Raya, Depok Timur. Dilokasi ini berkumpul beberapa pengrajin batu akik di beberapa kios yang berjejer rapi. (mi/depokpos)

Komentar

Berita lainnya