Guru Besar UPI: Konsistensi dan Komitmen Pendidikan Motor Kualitas Anak Bangsa

Guru besar Universitas Pendidikan Indonesia, Prof. DR. Syahidin.

BANDUNG – Pendidikan merupakan faktor dominan dalam peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) disegala bidang. Hal itulah yang mendasari maju dan mundurnya suatu pembangunan baik secara Nasional maupun Regional.

Berbicara pendidikan, tentunya tidak terlepas dari konsumtif informasi baik formal maupun non-formal. Produktifitas kelangsungan mutu pendidikan sejalan dengan pendidik (pengajar) yang memiliki kualitas bagus dan mumpuni.

Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) mempelopori asset bangsa dalam konteks pendidikan. Hal itu dikatakan Prof. DR. Syahidin guru besar UPI saat dikonfirmasi, Sabtu (3/11), soal munculnya berbagai gelembung konflik horizontal dan vertikal tentang dedikasi guru.

Dikatakannya, regulasi pendidikan saat ini berbeda dengan jaman dulu, guru honorer mendesak diakui dan di tetapkan sebagai PNS. Arus dobrakan ratusan ribu guru honorer mencoba membuka pintu bicara ke presiden, namun tuntutan teman teman dianggap angin lalu.

“Kita miris akan nasib teman teman, pemerintah seharusnya memandang permasalahan ini sebagai vital object yang harus diselesaikan dengan baik.” jelas Syahidin.

Hal menggelitik diutarakan Syahidin dengan adanya oknum dinas pendidikan yang mengatakan guru honorer adalah ilegal.

“Omongan di depan publik dan menjadi viral itu tak pantas dilontarkan oleh oknum kepala dinas meski ia sebagai Plt.” ucap Syahidin pada media ini.

Ketika ditanya soal konsistensinya di dunia pendidikan, ia tetap pada koridor sebagai pendidik yang berkomitmen.

“Konsisten dan berkomitmen sudah pasti karena pendidikan motor dari peningkatan kualitas bangsa.” tegas Syahidin.

Terlebih dijelaskan Syahidin, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) sebagai lembaga pendidikan yang mempelopori cerdasnya anak bangsa. Hal itu dikatakannya karena Konsistensinya tak pernah pudar.

“Cobalah pemerintah membuka mata dan lakukan penerapan penerapan secara berjangka untuk mendongkrak pendidikan, bahwa pendidikan adalah vital object dalam kemajuan bangsa,” papar Syahidin.

Meski begitu, Syahidin enggan berkomentar saat disinggung program kelanjutan UPI dan konseptual apa yang akan dibuat UPI kedepannya.

“Waahhh kalau soal itu tunggu ajah yaaa… Ada banyak program kami kedepannya, tentunya dialog pendidikan akan kami gelar secepatnya,” tutup Syahidin.

Comments

comments