Polresta Depok Gelar Operasi Zebra Hingga 12 November

Ilustrasi. (Istimewa)

DEPOK – Polresta Depok akan menggandeng Dinas Perhubungan Kota Depok, Satuan Pamong Praja Kota Depok, Polisi Militer, dan Kodim 0508/Depok dalam Operasi Zebra Jaya 2018. Operasi yang dipusatkan di beberapa titik jalan strategis tersebut, akan digelar selama 14 hari yaitu mulai dari tanggal, 30 September 2018 hingga 12 November 2018.

“Kurang lebih anggota Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) diterjunkan sebanyak 252 personel, dan dibantu oleh instasi terkait. Banyaknya personel yang dilibatkan, untuk memaksimalkan pengaturan lalu lintas saat Operasi Zebra Jaya berlangsung,” ujar Kasat Lantas Polresta Depok, Kompol Sutomo, Selasa (30/10/2018).

Sutomo menjelaskan, sasaran kegiatan adalah pengendara motor yang lawan arus, tidak memenuhi unsur kelengkapan motor sesuai standar pabrik seperti knalpot bising atau dimodifikasi, serta kelengkapan surat-surat kendaraan. Untuk titik operasi masih di Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL) di Jalan Margonda, lingkungan Jalan Kampus UI, Juanda, serta beberapa ruas jalan lain yang masuk wilayah hukum Polresta Depok.

“Sebelumnya anggota sudah melakukan sosialisasi, baik dengan pemasangan spanduk Operasi Zebra di 10 titik jalur strategis. Serta mendatangi tempat-tempat pangkalan angkot maupun ojek online untuk memberikan sosialisasi tertib lalu lintas,” jelasnya.

Dirinya menambahkan, dalam Operasi Zebra Jaya 2018, pihaknya akan mengedepankan upaya tertib hukum. Namun, dalam pelaksanaan anggota tetap menonjolkan 3 S yaitu Salam, Sapa, dan Senyum supaya masyarakat lebih simpatik. Dirinya berharap, masyarakat menaati peraturan lalu lintas, selama Operasi Zebra maupun saat tidak ada kegiatan operasi.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk melengkapi surat-surat kendaraan, dan patuhi tata tertib berlalu lintas. Agar mengurangi angka kecelakaan berkendara di Kota Depok,” tutupnya.

Comments

comments