Pemberdayaan Sekolah Menengah Atas, Pengabdian Masyarakat Universitas Indonesia Program “E-Learning”

Program Sosialisasi dan Pelatihan E-Learning, 5 Oktober 2018, di Laboratorium Komputer SMAN 34 Jakarta, Pondok Labu. (Dok. UI)

Universitas Indonesia (UI), melalui kegiatan Pengabdian Masyarakat menggelar program Sosialisasi dan Pelatihan E-Learning dalam upaya untuk peningkatan mutu pendidikan tingkat sekolah menengah atas/sederajat Kota DKI Jakarta. Program ini dilaksanakan dalam beberapa tahapan pada salah satu sekolah favorit di Jakarta.

Berdasarkan pada Permendikbud No. 109/2013, yang menyatakan model pengajaran yang dilakukan secara jarak jauh melalui berbagai media komunikasi dapat diizinkan untuk diterapkan di Indonesia, Pembekalan E-Learning ini dilakukan. Sehingga E-Learning tidak hanya sebatas Ujian Online saja, namun bisa sampai masuk ke ranah kegiatan aktivitas kelas online, seperti diskusi online, chat online, webinar, penugasan online, dan lain sebagainya.

Dalam pelaksanaannya kegiatan ini dibagi menjadi 2 jenis pelaksanaan kegiatan.
Kegiatan pertama, Sosialisasi dan Pelatihan untuk Guru:
1. Manajemen Kelas Online
2. Manajemen Kuis Online
3. Manajemen Question Bank

Kegiatan kedua, Sosialisasi dan Pelatihan untuk Siswa:
1. Penggunaan Diskusi Online
2. Penggunaan Penugasan Online
3. Penggunaan Kuis Online

Kegiatan ini digelar pada tanggal 5 dan 12 Oktober 2018, serta 2 November 2018 di Sekolah SMAN 34 Jakarta – Pondok Labu.

Program Sosialisasi dan Pelatihan E-Learning, 5 Oktober 2018, di Laboratorium Komputer SMAN 34 Jakarta, Pondok Labu. (Dok. UI)

Kelas Online

“Dengan harapan memberikan pembekalan E-Learning pada sekolah menengah atas favorit di Jakarta, akan memacu sekolah menengah atas yang lain untuk ikut serta dalam program E-Learning ke depannya. Tidak hanya sebagai ujian online, namun E-Learning ini mampu memberikan kemudahan bagi para guru maupun siswa untuk mendalami pembelajaran kelas digital jenis baru. Guru dapat saling men-share knowledge dan question bank dengan para guru yang lain, baik itu di satu sekolah maupun antar sekolah. Siswa pun dapat mengakses media pembelajaran dimana pun dan kapan pun mereka perlukan” ujar Fikri Akbarsyah Anza, Dosen Ilmu Administrasi Negara FIA UI.

Fikri menambahkan, dengan kemajuan teknologi, makin murahnya infrastruktur berbasis online, serta generasi milenial yang makin tumbuh berkembang. Pengabdian masyarakat yang terkait dengan E-Learninglah yang mampu mendukung pemerintah, khususnya kementerian pendidikan dan kebudayaan; dalam menggali potensi siswa sebagai penerus bangsa di masa depan.

Knowledge Repository

“Dengan visi mengumpulkan satu knowledge repository bagi database keilmuan di Indonesia; melalui rangkaian kegiatan pelatihan yang dilakukan, kami berharap akan muncul ide-ide inovatif lainnya dari para guru maupun siswa, untuk dapat memberikan (share) knowledge mereka bagi seluruh akademisi pada tingkat sekolah menengah atas lainnya. Dengan demikian, tingkat capaian ilmu yang diperoleh dari Sabang sampai Merauke akan memiliki standar yang sama” ujar Fikri.

Melihat visi tersebut, Fatma Erlinda, Kepala Sekolah SMAN 34 Jakarta beserta jajaran pengelola sekolah SMAN 34 Jakarta, tertarik untuk dapat mewujudkan visi tersebut kedepannya.

Fikri Akbarsyah Anza

Comments

comments