Mahasiswa STMIK Nusa Mandiri Adakan Aksi Penanaman Pohon dan Pelatihan Mountaineering

Akhir pekan lalu, kelompok Mahasiswa Pecinta Alam (MPA) Dhinakara Adenture STMIK Nusa Mandiri Jakarta adakan Rangkaian acara penanaman pohon, pelatihan Mountaineering, dan fun camp. Rangkaian kegiatan ini diselenggarakan untuk memperingati ulang tahun MPA Dhinakara Adventure. Kegiatan yang dilaksanakan di kawasan Gunung Luhur pada tanggal 19 Oktober 2018 hingga 21 Oktober 2018.

Kegiatan pertama yang diadakan pada hari sabtu, tanggal 20 Oktober 2018, adalah kegiatan sosial berupa penanaman 100 bibit pohon di kawasan kaki Gunung Luhur. Kegiatan tersebut merupakan bukti kecintaan dan kepedulian mahasiswa STMIK Nusa Mandiri terhadap lingkungan pegunungan yang memiliki potensi tinggi longsor. Kegiatan penanaman ini dibantu oleh warga Desa Cikoneng yang letaknya berada di kaki gunung tersebut. Pak Mulyadi selaku ranger Pos Gunung Luhur dan pimpinan warga yang membantu mengatakan, “saya berharap semakin banyak anak muda yang peduli dan menjaga alam, khususnya hutan sebagai paru-paru dunia agar kelak anak dan cucu kita bisa menikmati alam yang lestari ini.”

Rangkaian kegiatan selanjutnya selain fun camp adalah pemberian beberapa materi terkait dengan mountaineering: survival (penyintasan), navigasi darat, dan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD). Pada materi survival (penyintasan), para peserta diberikan bekal bagaimana dapat bertahan dalam situasi yang genting dan dalam keterbatasan saat dalam keadaan yang tidak diinginkan pada waktu mendaki gunung. Materi ini dibawakan oleh saudara Apridal Antoni yang merupakan senior dalam kelompok pecinta alam Krisnapala. Materi selanjutnya adalah navigasi darat yang dibawakan oleh Surya Pradita yang merupakan mahasiswa UBSI yang sudah cukup pengalaman dalam malang melintang di dunia mountaineering. Pada sesi ini, para peserta diberikan ilmu yang mempelajari cara menentukan suatu tempat dan memberikan bayangan medan, baik keadaan permukaan serta bentang alam dari bumi dengan bantuan minimal peta dan kompas.

Materi terakhir yang diberikan adalah Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD). Materi ini dibawakan oleh Tesalonika Desen Christa, alumni Akademi Perawat RSPAS Gatot Subroto. Beliau mengajarkan para peserta bagaimana memberikan pertolongan pertama saat terjadi kecelakaan atau situasi darurat kesehatan pada orang yang terkena kecelakaan. Kegiatan pemberian materi berjalan dengan baik dan penuh antusias dari para peserta.

“Saya sebagai Wakil Ketua Bidang Non Akademik STMIK Nusa Mandiri Jakarta sangat mendukung rangkaian kegiatan positif yang diadakan oleh MPA Dhinakara Adventure. Kami sangat berharap semua ormawa STMIK Nusa Mandiri Jakarta dapat terus melaksanakan kegiatan-kegiatan positif yang bukan hanya mendukung minat dan bakat serta kemajuan potensi akademik maupun non akademik, tapi juga dapat menyatakan kepedulian mereka terhadap masyarakat dan lingkungan,” ungkap Sukmawati Anggraeni Putri. (AFT)

Comments

comments