Sukses Bukan Hanya Milik Mereka yang Pintar dan Kaya

Ilustrasi. (Istimewa)

Sukses merupakan sebuah impian semua orang, baik dari golongan orang yang berada maupun orang yang miskin sekalipun. Selama ini mungkin bagi mereka yang tidak mampu dalam segi material berfikiran bahwa sukses hanya milik mereka yang kaya, karna persepsi mereka sukses itu butuh uang. Persepsi seperti ini lah yang seharusnya diubah. memang benar sukses memang butuh biaya, namun di zaman sekarang ini banyak sekali akses yang pemerintah bahkan instansi berikan bagi mereka yang kurang mampu dalam segi material untuk melanjutkan pendidikannya hingga mencapai kesuksesan.

Tak hanya itu bagi mereka yang merasa dirinya kurang pintar beranggapan bahwa sukses hanya milik mereka yang pintar. Didunia ini tidak ada yang namanya orang pintar dan orang bodoh, yang ada hanyalah orang yang kurang mengasah kemampuan (malas) dan orang yang mampu mengasah kemampuan, orang yang memiliki daya juang dan orang yang tidak memiliki daya juang.

Diluar sana banyak sekali orang-orang hebat pencapai kesuksesan yang bukan dari golongan orang kaya dan pintar, rata-rata mereka berasal dari keluarga yang kurang mampu dan bukan orang yang pintar. Awalnya mereka juga beranggapan bahwa sukses milik mereka yang kaya dan pinter, tapi mereka mampu merubah pemikiran mereka dan memiliki daya juang yang luar biasa.

Keteguhan mereka dalam mengasah kemampuan, kegigihan mereka untuk mencapai cita-cita, berani gagal, berani menghadapi rintangan, berani menjawab tantangan zaman, keseriusan mereka untuk merubah derajat keluarga mereka .

Semua itu daya juang, hingga mereka mencapai target kesukesan mereka. hanya bermodal daya juang mereka mampu merubah status keluarga mereka. Lalu apa yang menjadikan kita yang kurang mampu dalam finansial menjadi lemah dan kerdil ? sedang daya juang mampu merubah status kita. Jadi ubahlah persepsimu, karna sukses bukan milik mereka yang kaya dan pintar tapi sukses milik mereka yang memiliki daya juang.

Ditulis oleh Sevelia Sari, mahasiswi STEI SEBI

Comments

comments